Investor Saham Protes Kena Tagih Rp 1,8 Miliar, PT Ajaib Tempuh Jalur Hukum lewat Hotman Paris

Kuasa hukum PT Ajaib Sekuritas Asia, Hotman Paris Hutapea, menuding ada upaya sistematis untuk membentuk opini publik lewat penyebaran informasi keli

Editor: Faisal Zamzami
Warta Kota/Ikhawan Mutuah Mico
Hotman Paris Hutapea - Kuasa hukum PT Ajaib Sekuritas Asia, Hotman Paris Hutapea, menuding ada upaya sistematis untuk membentuk opini publik lewat penyebaran informasi keliru terkait transaksi saham senilai Rp1,8 miliar yang viral di media sosial. 

 Ia juga menceritakan terkait kompensasi yang telah dijanjikan di waktu yang lalu belum diterima hingga kemarin.

 

Awal Mula Transaksi Pembelian Saham

Pada awalnya ia berniat membeli 9 lot saham BBTN pada Selasa (24/6/2025) pagi senilai sekitar Rp 1 juta.

Tak berselang lama ketika membuka aplikasi tersebut, ia bilang, tiba-tiba ada transaksi pembelian BBTN senilai 16.541 lot dengan nilai Rp 1,8 miliar.

"Jam 12.37 WIB, gue buka lagi... DAN... GUE KAGET BANGET. Tiba-tiba ada transaksi pembelian BBTN sebesar 16.541 lot alias 1,8 MILIAR RUPIAH! PAKE DANA LIMIT pula! Dan transaksinya udah MATCHED!!," tulis dia dalam unggahan akun Instagram.

Sebagai catatan, fasilitas trade limit dapat diartikan sebagai fasilitas yang memungkinkan investor membeli saham dengan ominal yang lebih besar dari dari saldo kas yang ada di Rekening Danan Nasabah (RDN). Adapun, besaran dana yang diberikan biasanya ditentukan dari pihak sekuritas.

Nasabah yang menggunakan fasilitas ini biasanya memiliki waktu hingga 2-3 hari untuk melunasi kewajibanya dengan menyetor dana tambahan ke RDN sebelum akunnya dibekukan.

Ketika, investor yang belum bisa memenuhi kewajibannya, sekuritas akan melakukan penjualan saham yang dimiliki investor (forced sell) untuk mengembalikan buying power.

 

Upaya Meminta Penjelasan Ajaib Sekuritas

Ia juga telah menempuh beragam cara untuk mendapatkan penjelasan dari Ajaib Sekuritas.

"Dan sampai sekarang belum ada jawaban lagi dari Ajaib," kata dia kepada Kompas.com, Senin (30/6/2025).

Niyo menceritakan, setelah mengalami hal tersebut ia langsung menghubungi Reationship Manager Ajaib Prime. Namun begitu, nomor tersebut sudah tidak aktif.

Setelah itu, ia akhirnya menghubungi chat bantuan di aplikasi. Setelah itu, akunnya justru dibekukan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved