Breaking News

Berita Internasional

Donald Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 50 Persen untuk Tembaga, Berdalih Pengaruhi Keamanan Nasional

Terbaru, Donald Trump, mengumumkan tembaga yang masuk AS dari negara lain akan dikenakan pajak baru sebesar 50 persen. Keputusan ini merupakan....

Editor: Nurul Hayati
Facebook The White House
TRUMP DI GEDUNG PUTIH - Foto diambil dari Facebook The White House, Sabtu (21/6/2025), memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam postingan yang diunggah pada Jumat (20/6/2025). Terbaru Donald Trum akan kenakan tarif impor 50% untuk tembaga. 

Terbaru, Donald Trump, mengumumkan tembaga yang masuk AS dari negara lain akan dikenakan pajak baru sebesar 50 persen. Keputusan ini merupakan kelanjutan dari ancaman tarif yang dibuat Donald Trump awal tahun 2025. Ketika itu, Trump memerintahkan penyelidikan tentang bagaimana impor logam tersebut memengaruhi keamanan nasional.

SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat (AS) membuat gebrakan baru terkait ekonomi.

Pada Senin (7/7/2025), Presiden AS, Donald Trump memperpanjang penangguhan tarif timbal baliknya yang luas hingga 1 Agustus 2025.

Sementara ia juga mengirimkan "surat tarif" ke beberapa negara, memperingatkan mereka akan dikenakan tarif baru jika mereka gagal mencapai kesepakatan perdagangan dengan AS pada batas waktu baru.

Gedung Putih merilis lembar fakta yang mengatakan Trump menandatangani perintah eksekutif yang memperpanjang jeda tarif.

Penghentian sementara ini awalnya dijadwalkan berakhir pada 9 Juli 2025, untuk tarif "Hari Pembebasan" yang awalnya diumumkannya pada 2 April 2025.

Namun, Trump memberlakukan penghentian sementara selama 90 hari pada tarif timbal balik yang tinggi tersebut pada 9 April.

Selama periode ini, sebagian besar mitra dagang AS menghadapi tarif tetap sebesar 10 persen.

Adapun Gedung Putih mencantumkan 14 negara yang menerima surat tarif dari Trump.

Baca juga: Donald Trump Berlakukan Tarif Impor 32 Persen, Kadin Sebut Pekerja Sektor Ekspor Terancam PHK

Terbaru, Donald Trump, mengumumkan tembaga yang masuk AS dari negara lain akan dikenakan pajak baru sebesar 50 persen.

Keputusan ini merupakan kelanjutan dari ancaman tarif yang dibuat Donald Trump awal tahun 2025.

Ketika itu, Trump memerintahkan penyelidikan tentang bagaimana impor logam tersebut memengaruhi keamanan nasional.

Penyelidikan serupa juga dilakukan terhadap sektor lain, termasuk farmasi, semikonduktor, dan kayu, sebagai bagian dari penerapan tarif yang lebih luas yang diklaim Trump akan melindungi dan meningkatkan industri Amerika.

Harga tembaga di AS melonjak ke rekor tertinggi setelah pengumuman pajak impor baru, yang menurut Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick diperkirakan akan berlaku sekitar akhir Juli 2025.

Lutnick memperkirakan Trump akan menandatangani dokumen dalam beberapa hari mendatang untuk memformalkan keputusan tersebut, yang diungkapkan presiden dalam pernyataan spontan pada rapat kabinetnya yang disiarkan televisi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved