Berita Kutaraja
Cuaca Buruk, KMP Teluk Sinabang Rute Sinabang-Labuhan Haji Gagal Berangkat, Ditunda Ke Rabu Besok
KMP Teluk Sinabang yang dijadwalkan akan berangkat malam ini, ditunda keberangkatannya sampai Rabu 16 Juli 2024 pukul 18.00 WIB.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Akibat kondisi cuaca buruk berupa angin kencang disertai hujan, membuat keberangkatan kapal penyeberangan KMP Teluk Sinabang dengan rute Sinabang-Labuhan Haji, Aceh Selatan batal berangkat pada Selasa (15/7/2025).
Penundaan keberangkatan itu diketahui berdasarkan surat edaran PT ASDP Indonesia Cabang Aceh Singkil.
Di mana dalam surat pemberitahuan tersebut dijelaskan, bahwa kapal yang dijadwalkan akan berangkat pada pukul 22.00 WIB, ditunda keberangkatannya.
Penundaan ini menyikapi laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang menyebutkan area pelayaran perairan Aceh Barat Daya dan Labuhan Haji dilanda gelombang tinggi.
Ketinggian gelombang di perairan itu mencapai 2,5 meter hingga 4 meter, dengan kecepatan angin mencapai 35-40 knots.
“Karena KMP Teluk Sinabang yang dijadwalkan akan berangkat malam ini, ditunda keberangkatannya sampai Rabu 16 Juli 2024 pukul 18.00 WIB, hingga kondisi cuaca kembali normal,” bunyi pemberitahuan tersebut.
Nelayan tak melaut
Akibat angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda wilayah Aceh Besar dan sekitarnya, membuat nelayan sudah sepekan lebih, tidak pergi melaut.
Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Aceh Besar, Mulyadi mengatakan, saat ini hampir sepekan nelayan tradisional yang berada di kawasan pesisir Lhoknga memutuskan tidak pergi melaut akibat cuaca buruk yang melanda hampir seluruh wilayah di Aceh.
Akibatnya, saat ini para nelayan kesulitan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya akibat tidak pergi melaut.
“Sudah beberapa hari mereka tidak melaut. Dan diprediksi cuaca buruk ini akan terjadi dalam sepekan ke depan,” kata Mulyadi kepada Serambinews.com, Selasa(15/7/2025).
Dikatakannya, faktor gelombang tinggi, dan angin kencang disertai hujan lebat, menjadi alasan para nelayan untuk sementara waktu berhenti melaut.
Terlebih air gunung yang turun ke sungai dengan muaranya ke laut, membuat kondisi air kuning yang membuat nelayan kesulitan mendapat ikan.
“Tidak bisa melaut juga mempengaruhi ekonomi nelayan. BMKG juga sudah mengeluarkan peringatan,” ucapnya.
cuaca buruk
KMP Teluk Sinabang
KMP Teluk Sinabang gagal berangkat
PT ASDP Indonesia Cabang Aceh Singkil
Banda Aceh
Serambinews.com
Serambi Indonesia
Tindak Lanjut Instruksi Gubernur, Dishub Imbau Sopir Stop Saat Waktu Shalat |
![]() |
---|
Dipicu Perusakan Kaca Mobil, Massa di Malaysia Keroyok & Cekik Warga Aceh hingga Tewas |
![]() |
---|
Prajurit Kodam IM ‘Sampoh Meunasah’ Gampong Lampaseh Banda Aceh |
![]() |
---|
Gawat! 34 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya Beredar, Sudah Ditarik BPOM |
![]() |
---|
Mantap! Aceh Energy Akan Mulai Eksplorasi Blok Bireuen-Sigli Tahun Depan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.