CPNS 2025
Usia Pensiun PNS Diwacanakan Diperpanjang hingga 70 Tahun, CPNS 2025 Kapan Dibuka?
Usulan perpanjangan usia pensiun ASN dinilai sebagai strategi mempertahankan talenta unggul dan memastikan kesinambungan dalam birokrasi.
SERAMBINEWS.COM - Wacana perpanjangan usia pensiun ASN kembali mencuat dan jadi perbincangan hangat publik.
Ketua Umum Korpri, Zudan Arif Fakrulloh, mengusulkan agar aturan batas usia pensiun aparatur sipil negara (ASN) ditinjau ulang, dengan alasan masih banyak ASN yang tetap produktif meski telah memasuki masa pensiun.
Saat ini, usia pensiun ASN masih mengacu pada UU ASN Nomor 5 Tahun 2014, yakni maksimal 60 tahun untuk pejabat eselon I dan II.
Namun, Zudan menilai bahwa sebagian kecil ASN yang dianggap sebagai “aset negara” seharusnya bisa tetap mengabdi hingga usia 70 tahun, terutama mereka yang berprofesi sebagai dosen, peneliti, dan widyaiswara.
Menurutnya, pensiun dini pada kelompok ini dapat merugikan negara karena investasi besar dalam pendidikan dan pelatihan tidak optimal, dan regenerasi birokrasi butuh pembinaan langsung dari senior berpengalaman.
Namun, usulan ini juga memicu pro dan kontra.
Ada kekhawatiran soal tersendatnya regenerasi, terbatasnya peluang bagi PPPK dan generasi muda, serta potensi stagnasi dalam birokrasi jika tidak diimbangi sistem merit yang ketat.
Lantas, bagaimana skema seleksi dan kriteria ASN yang bisa diperpanjang masa tugasnya?
Dan bagaimana solusi pemerintah terhadap tantangan regenerasi serta profesionalisme ASN?
Baca juga: Tiga Tentara Penjahat Israel Terbakar Hidup-hidup dalam Tank usai Dihantam Rudal Hamas
Belum lama ini Ketua Umum Korpri yakni Zudan Arif mengusulkan bahwa, usia pensiun untuk ASN perlu ditinjau kembali.
Hal ini disebabkan, banyaknya ASN yang masih produktif meskipun usianya telah memasuki masa pensiun.
Zudan menyebutkan bahwa rentang usia tersebut yang masih dikatakan produktif mungkin bisa kontribusi aktif di dunia kepegawaian negeri.
Sekedar info, hingga detik ini usia pensiun ASN masih berpatokan pada UU ASN Nomor 5 Tahun 2014, yakni dari yang awalnya 58 menjadi 60 tahun untuk eselon I dan II.
Namun usulan ini tidak diperuntukkan untuk semua ASN, tetapi bagi mereka yang dinilai “aset negara”.
Hanya sekitar 0,14 persen ASN yang diproyeksikan memenuhi kriteria ini dan bisa bertahan hingga usia 70 tahun.
Mereka adalah dosen, peneliti, serta widyaiswara, yang memiliki peran penting dalam proses pembinaan dan transfer ilmu kepada para generasi muda.
Hal ini akan berdampak buruk bagi negara yang telah menginvestasikan banyak dana untuk pendidikan dan pelatihan ASN.
Yang mana bila mereka pensiun dini, investasi tersebut dikhawatirkan tidak bisa optimal.
Selain itu, pejabat senior berpengalaman sangat dibutuhkan dalam membimbing ASN muda, terutama dalam memahami dinamika perubahan serta tata kelola pemerintahan.
Meski demikian, wacana ini juga menimbulkan kekhawatiran dari banyak pihak, terutama terkait regenerasi dan kesempatan kerja bagi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) serta generasi muda.
Baca juga: Seleksi CPNS 2025 Diakabrkan Akan Dibuka dalam Waktu Dekat, Benarkah? Ini Kata Kemenpan RB
Di sisi lain, kritik terhadap kinerja ASN seperti rendahnya profesionalisme dan praktik pungli masih menjadi sorotan.
Untuk menjawab tantangan ini, Zudan menekankan bahwa seberapa pentingnya penerapan sistem merit berbasis kompetensi dan loyalitas.
Rekrutmen, promosi jabatan, hingga sanksi harus berdasarkan kualitas, bukan kedekatan politik.
Usulan perpanjangan usia pensiun ASN dinilai sebagai strategi mempertahankan talenta unggul dan memastikan kesinambungan dalam birokrasi.
Namun, implementasinya perlu dibarengi dengan manajemen talenta yang ketat, sistem merit yang adil, dan tetap membuka ruang regenerasi agar birokrasi tetap dinamis dan adaptif.
Kapan CPNS 2025 Dibuka?
Mengenai pensiun pada usia 70an juga tak lepas dari sistem perputaran jabatan para tenaga PNS di tanah air.
Pasalnya, setiap tahunnya pemerintah akan terus memperbaharui kebijakan dan kebutuhan tenaga PNS yang terus direkrut.
Lantas seperti apa info terbaru mengenai pembukaan seleksi PNS baru di tanah air?
Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, mwngenai pembukaan seleksi nasional tahun anggaran 2025, masih menati angin baik.
Pasalnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Rini Widyantini, memberikan sinyal bahwa seleksi CPNS kemungkinan besar akan kembali digelar tahun ini.
Dalam pernyataan resminya, Menteri Rini menyebut bahwa formasi untuk penyandang disabilitas juga mungkin tersedia, tergantung pada kebutuhan formasi yang diajukan.
"Ya bisa saja. Kalau memang dibutuhkan, tentunya kita akan (sediakan)," ujar Menteri Rini saat ditemui di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Minggu (15/12/2025) lalu.
Namun mengenai kepastian tanggal dan jadwal resmi hingga detik ini belum bisa dipastikan tanggal resminya, sebab fokus utama Kementerian PAN-RB adalah memastikan proses seleksi CPNS 2024 berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.
"Saat ini kita sedang menyelesaikan penerimaan CPNS 2024 yang baru saja berlangsung," tambahnya.
Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan seleksi CPNS dan PPPK dari tahun ke tahun.
"Penerimaan PPPK sedang kami selesaikan. Saat ini, fokus kami ada di sana," tegas Rini.
Disamping itu, sebelum pembukaan benar-benar resmi didakan, calon peserta sudah harus mempersiapkan berbagai kebutuhan dan kelengkapan berkas juga segala hal ikhwal pendaftaran.
Mulai dari berkas, info penting mengenai tata cara pendaftara, hingga tata cara pemilihan formasi yang sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Lantas apa saja Panduan Terbaru Cara Daftar untuk Tahun Ini yang resmi? berikut penjelasannya
Langkah-Langkah Pendaftaran CPNS 2025
Berikut tahapan pendaftaran CPNS 2025 yang harus Anda ikuti secara teliti:
1. Registrasi Akun di Portal SSCASN
- Akses situs resmi sscasn (Biasanya baru akan tersedia ketika CPNS telah resmi dibuka pada tahun tersebut).
- Pilih menu “Daftar” dan isi data pribadi seperti NIK, Nomor KK, alamat email aktif, dan nomor ponsel
- Lakukan proses verifikasi yang diminta sistem.
- Setelah berhasil, akun Anda siap digunakan untuk memilih dan melamar formasi yang tersedia.
2. Cek dan Penuhi Syarat Umum Pendaftaran
Sebelum mengajukan lamaran, pastikan Anda memenuhi syarat berikut:
- WNI (Warga Negara Indonesia).
- Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar (formasi khusus bisa berbeda).
- Lulusan sesuai dengan kualifikasi pendidikan formasi yang dipilih.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak memiliki catatan pidana dengan hukuman 2 tahun atau lebih.
- Bukan anggota atau pengurus partai politik aktif.
3. Dokumen yang Harus Disiapkan
Pelamar wajib menyiapkan dokumen dalam format digital untuk diunggah, meliputi:
- KTP dan Kartu Keluarga.
- Ijazah dan transkrip nilai.
- Pas foto berlatar belakang merah.
- Swafoto (selfie).
- Dokumen tambahan sesuai ketentuan instansi yang dilamar.
Tahapan Seleksi CPNS 2025
Setelah mendaftar, peserta akan melalui beberapa tahapan seleksi berikut:
- Seleksi Administrasi: Pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian dokumen.
- SKD (Seleksi Kompetensi Dasar): Tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang menguji kemampuan dasar.
- SKB (Seleksi Kompetensi Bidang): Tes untuk mengukur kemampuan teknis sesuai jabatan.
Cara Pilih Formasi CPNS 2025
Pemilihan formasi menjadi penting bagi para peserta, untuk bisa meninjau lebih lanjut kesiapan sesuai dengan bidang yang akan ditekuni.
Nah, untuk itu mengenai cara cek formasi yang cocok, para peserta tak perlu bingung memilih formasi.
Sebab, peserta bisa cek langsung di situs resmi SSCASN yang berlaku pada tahun 2025 dari BKN.
Berikut ini cara mudahnya:
- Buka portal sscasn resmi dari BKN (Biasanya akan tersedia jika sudah resmi dibuka pada bulan tersebut).
- Gunakan fitur Pencarian Formasi
- Pilih jenjang pendidikan dan jurusan
- Tentukan instansi yang kamu minati
- Unduh pengumuman dan siapkan berkas sejak awal
Rekomendasi Formasi Favorit Lulusan S1
Dari daftar formasi yang dirilis, berikut sejumlah posisi yang dianggap paling cocok untuk kamu para sarjana:
- Analis Kebijakan Publik. Cocok untuk lulusan Ilmu Politik, Administrasi Negara, atau Sosiologi.
- Auditor & Pemeriksa Keuangan. Terbuka bagi lulusan Akuntansi, Ekonomi, dan Manajemen.
- Penyuluh Sosial & Pendamping Kesejahteraan. Pas untuk yang berasal dari jurusan Kesejahteraan Sosial, Psikologi, atau Komunikasi.
- Guru ASN PPPK. Formasi populer bagi lulusan Pendidikan dan Non-Pendidikan (dengan sertifikat pendidik).
- Pranata Komputer & Analis Sistem. Dibuka untuk lulusan Informatika, Sistem Informasi, dan Teknik Komputer.
Nah itu dia sedikit info mengenai cara cek formasi yang cocok untuk kamu, jika seleksi CPNS 2025 resmi dibuka dalam waktu dekat.
Usahakan sebisa mungkin untuk memilih formasi sesuai jurusan dan passionmu yah.
Dan jangan lupa untuk siapkan dokumen dari sekarang juga terus pantau update dari portal resmi SSCASN, untuk informasi akurat lanjutan lainnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunpriangan.com dengan judul Aturan Baru PNS Ajukan Pensiun di Umur 70 Tahun, CPNS 2025 Kapan Dibuka?
info cpns 2025
Seleksi CPNS 2025
Formasi cpns 2025
CPNS 2025
Serambi Indonesia
Pensiunan PNS
Pensiun PNS
CPNS 2025 Tetap Dibuka Lewat Sekolah Kedinasan, Tak Ada Jalur Umum |
![]() |
---|
CPNS 2025 Ditiadakan, Bagaimana Nasib Peserta yang Sudah Lewat Umur? Ini Alternatifnya |
![]() |
---|
Apakah CPNS 2025 Dibuka? Ini Update Terbaru Soal CPNS 2025 |
![]() |
---|
PPPK akan Gantikan CPNS 2025, Bagaimana Skemanya, Benarkah Ada Tes Baru? |
![]() |
---|
Rekrutmen CPNS 2025 Ditiadakan, Bagaimana Skema Rekrutmen CPNS 2026? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.