Batalyon Baru di Aceh
423 Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Tiba di Aceh Timur
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto, mengungkapkan sesuai arahan Bapak Pangdam IM bahwa kehadiran...
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto, mengungkapkan sesuai arahan Bapak Pangdam IM bahwa kehadiran Yon TP 853/BRB adalah energi baru bagi Aceh Timur.
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Sebanyak 423 Prajurit Infanteri Teritorial pembangunan 853/BRB tiba di Aceh Timur kedatangan mereka disambut hangat di halaman Kompi Senapan A Yonif 111/KB, Dusun Baro Jaya, Desa Gampong Keude, Kecamatan Peudawa, Rabu pagi (16/07/2025) pada pukul 09.00 WIB.
Upacara ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Aceh Timur, T Zainal Abidin, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, ia menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas semangat pengabdian para prajurit TNI yang tergabung dalam YTP 853/BRB.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh prajurit YTP 853/Bawar Reje Bur. Terima kasih atas kesediaan dan kesiapan para kesatria bangsa untuk menjaga kedaulatan, memperkuat pertahanan, dan mendukung pembangunan di wilayah kami,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran YTP 853/BRB bukan sekadar representasi kekuatan militer.
Namun juga menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan infrastruktur.
Hal ini sejalan dengan visi pembangunan nasional untuk memperkuat Indonesia dari pinggiran.
Baca juga: Pembangunan Enam Batalyon TNI AD di Aceh Untuk Pertahanan Negara
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto, mengungkapkan sesuai arahan Bapak Pangdam IM bahwa kehadiran Yon TP 853/BRB adalah energi baru bagi Aceh Timur.
"Kami menyambutnya dengan penuh semangat dan keyakinan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan di wilayah ini,” ujarnya.
Dandim menegaskan bahwa sinergi antara prajurit dan masyarakat adalah kekuatan utama dalam membangun bangsa dari akar rumput.
TNI, katanya, tidak hanya hadir sebagai benteng pertahanan, tetapi juga motor penggerak pembangunan dan sahabat rakyat dalam mengatasi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.(*)
Baca juga: Penambahan Batalyon Baru di Aceh, Presma UIN Ar-Raniry Minta Menhan dan Panglima TNI Buka Dialog
| Presiden Prabowo Resmikan 1 Brigif dan 5 Batalyon Pembangunan Baru di Aceh |
|
|---|
| Penambahan Batalyon Baru di Aceh, Presma UIN Ar-Raniry Minta Menhan dan Panglima TNI Buka Dialog |
|
|---|
| Soal Pembangunan Batalyon Baru di Aceh, PKB Ambil Posisi Netral, Dony: Kita Ikuti Suara Masyarakat |
|
|---|
| MaTA Kritisi Pembangunan Batalyon Baru, Alfian: Bisa Munculkan Persepsi Pusat Masih Curigai Aceh |
|
|---|
| MaTA Nilai Pembangunan Batalyon Baru di Aceh Bebankan Pemerintah Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kedatangan-423-prajurit-batalyon-Infanteri-di-di-halaman-Kompi-Senapan-A-Yonif-111KB.jpg)