Selasa, 5 Mei 2026

Konflik Thailand Vs Kamboja

Kisah Mencekam Warga Terjebak di Perbatasan Thailand-Kamboja: Saya Ingin Lewat, Bukan Ikut Perang

“Saya tidak bisa pulang. Anak saya menunggu di rumah. Saya hanya ingin lewat, bukan ikut perang,”

Tayang:
Editor: Nurul Hayati
(FACEBOOK/CHATCHAK RATSAMIKAEO via AFP)
Tangkapan layar dari video amatir warga yang diunggah ke Facebook, menunjukkan asap mengepul dari atap toko sebelah pom bensin di Provinsi Sisaket, Thailand, setelah terkena tembakan roket Kamboja, ketika pertempuran Thailand-Kamboja berkecamuk pada Kamis, 24 Juli 2025. 

2008–2011 – UNESCO dan Bentrokan Berdarah Kamboja mendaftarkan Preah Vihear sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Thailand memprotes keras, terjadi bentrokan yang menewaskan puluhan orang.

ICJ memerintahkan zona demiliterisasi, tapi tidak menyelesaikan sengketa wilayah.

Mei 2025 – Tentara Kamboja Tewas, Ketegangan Memuncak Bentrokan di wilayah sengketa menewaskan satu tentara Kamboja.

Kamboja menuduh Thailand melanggar perjanjian patroli, Thailand menyebut insiden sebagai provokasi.

15 Juni 2025 – Bocoran Rekaman Paetongtarn–Hun Sen Rekaman percakapan antara PM Thailand Paetongtarn Shinawatra dan mantan PM Kamboja Hun Sen bocor ke publik. Kritik terhadap militer Thailand memicu krisis politik dan skorsing Paetongtarn oleh Mahkamah Konstitusi.

23 Juli 2025 – Ledakan Ranjau di Ubon Ratchathani Lima tentara Thailand terluka akibat ledakan ranjau.

Thailand menuding Kamboja menanam ranjau, Kamboja menyebut itu sisa perang lama.

Thailand meluncurkan operasi militer Chakraphong Phuwanat.

24 Juli 2025, Pukul 07.35 – Drone Kamboja Terdeteksi Militer Thailand mendengar suara drone Kamboja di atas Candi Ta Muen.

Enam tentara Kamboja bersenjata lengkap mendekati pagar kawat berduri di depan pangkalan Thailand.

 24 Juli 2025, Pukul 08.20 – Tembakan Pertama Pecah Pasukan Kamboja melepaskan tembakan ke arah pangkalan Thailand.

Bentrokan meluas ke Ta Krabey dan Phnom Khmao.

24 Juli 2025, Siang – Roket BM-21 Hantam Kap Choeng Dua roket Kamboja menghantam Distrik Kap Choeng, Surin.

 Sembilan warga sipil tewas, termasuk seorang anak.

Thailand membalas dengan serangan udara menggunakan jet tempur F-16 ke posisi militer Kamboja di Preah Vihear.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved