CPNS 2025

Seleksi CPNS 2025 Akan Menggunakan Sistem Baru, Formasi Jabatan Akan Dibatasi

Perkembangan terbaru seleksi CPNS tahun 2025, hingga detik ini masih belum ada pembaharuan lebih lanjut.

Editor: Amirullah
freepik
CPNS 2025 - Waspadai hoaks rekrutmen CPNS 2025 

SERAMBINEWS.COM - Hingga akhir Juli 2025, belum ada kepastian kapan seleksi CPNS dibuka.

Namun, BKN telah memberi sinyal kuat bahwa sistem seleksi tahun ini akan berubah total.

Salah satu perubahan utama adalah seleksi tak lagi digelar serempak nasional. Peserta nantinya bisa memilih waktu ujian sendiri, dan hasil tes berlaku hingga dua tahun, mirip sistem TOEFL.

Jika gagal di satu subtes, peserta cukup mengulang bagian tersebut saja.

Perubahan ini bertujuan menghemat anggaran dan memberi fleksibilitas bagi peserta.

Meski detail jadwal dan formasi belum dirilis, masyarakat diimbau mulai bersiap dan terus memantau informasi resmi.

Apakah sistem baru ini justru akan mempersulit peluang lolos CPNS? 

Aturan ini pun menambah deretan pertanyaan panjang masyarakat terutama para calon peserta, mengenai seleksi yang juga diperuntukan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ini.

Pasalnya, dari sistem tersebut pastinya akan ada imbas dan keungtungan yang didapat dari para peserta entah itu positif atau bahkan negatif, jika telah resmi disetujui pemerintah.

Salah satu yang paling, disoroti adalah proses seleksi yang tidak lagi serempak secara nasional seperti pada tahun-tahun lalu.

Dimana dalam pernyataan resmi yang disampaikan dalam Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK Kemenag pada 14 Juli 2025 lalu, Kepala BKN 2025 Prof. Zudan Arif menerangkan jika sistem baru tidak akan digelar serentak nasional layaknya pada tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan hal ini sangat menelan biaya yang cukup besar.

Baca juga: Daftar Rata-rata Gaji Karyawan di 2025 Tertinggi-Terendah, Sektor BUMN dan Pendidikan Beda Jauh

"Bahkan kami, bapak dan ibu, sedang mendesain sistem tes CPNS itu tidak barengan seperti sekarang. Tahun 2024-2025 ini kita mengetes 6,6 juta orang untuk diterima 1 jita menjadi CPNS. Biayanya 1,1 Triliun untuk mengetes, yang diterima hanya 1 Juta. Jadi mahal sekali ongkosnya", ungkap Zudan.

Maka dari itu, BKN saat ini tengah mengkaji sistem baru yang memungkinkan peserta CPNS 2025/2026 dapat mengikuti ujian kapan saja.

Dimana berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sistem baru ini kemungkinan hasil tes bisa berlaku selama dua tahun.

Untuk hasil tes yang diterima oleh peserta dapat dipakai selama 2 tahun, seperti tes TOEFL.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved