Berita Sabang
Judi Online Salah Satu Penyebab Perceraian di Sabang, Januari - Juni 2025
Tak lagi sekadar soal ekonomi, kini judi online, kekerasan verbal, dan ketimpangan peran dalam rumah tangga menjadi pemicu
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Mursal Ismail
“Pasangan usia produktif ini sering menghadapi tekanan ganda, baik dari sisi ekonomi maupun tuntutan sosial. Jika tidak kuat secara komunikasi dan psikologis, konflik mudah meledak,” ungkap Mira.
Sementara itu, sepanjang tahun 2024, Mahkamah Syar’iyah Sabang mencatat sebanyak 61 perkara perceraian, terdiri atas 44 cerai gugat dan 17 cerai talak.
Mayoritas kasus tersebut disebabkan oleh perselisihan dan pertengkaran yang terus-menerus sebanyak 42 perkara, enam karena ditinggal pasangan, dan satu perkara akibat pasangan sedang menjalani hukuman penjara.
“Secara angka memang menurun, tetapi dari sisi kualitas masalah justru semakin kompleks. Banyak konflik yang dipicu hal-hal baru, seperti judi online dan pola komunikasi yang buruk,” jelasnya
Mahkamah Syariyah Sabang terus mengupayakan penyelesaian damai melalui proses mediasi sebelum perkara diputuskan.
Namun dalam banyak kasus, pasangan datang ke pengadilan setelah berbagai cara tidak membuahkan hasil.
Baca juga: Kapolres Sabang Tinjau Kesiapan Lapangan Jelang Turnamen Sepak Bola Iboih FC Cup I
“Kami selalu mendorong agar mediasi ditempuh terlebih dahulu. Jika ada jalan damai, tentu itu jauh lebih baik, terutama bila dalam rumah tangga tersebut ada anak-anak yang terlibat secara emosional,” ujar Mira.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk membangun komunikasi sehat dan saling memahami peran dalam rumah tangga.
Kebiasaan buruk seperti berkata kasar atau bermain judi online, lanjutnya, dapat menjadi bibit kehancuran hubungan jika dibiarkan terus-menerus.
“Kami tidak ingin perceraian menjadi solusi utama dalam setiap masalah rumah tangga.
Tapi bila semua jalan sudah ditempuh dan tidak lagi ada ruang untuk memperbaiki, maka proses hukum harus berjalan adil dan proporsional,” tutupnya. (*)
| HRD Siap Perjuangkan Infrastruktur untuk Kemajuan Sabang |
|
|---|
| Polsubsektor Pelabuhan Usulkan Pos Imigrasi di Balohan, Koordinasi Dinilai Belum Maksimal |
|
|---|
| Pasang Surut Perairan Sabang - Banda Aceh Terpantau Normal, Gelombang Tenang |
|
|---|
| 575 KK di Kuta Ateuh Sabang Terima Subsidi Listrik, Total Rp155 Juta |
|
|---|
| Jumat 24 April 2026, Berikut Daftar Khatib dan Imam Shalat Jumat di Sabang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Mira-soal-perceraian.jpg)