Perang Gaza

Tawanan Tentara Israel Ikut Kelaparan di Terowongan Gaza, Hamas: Mereka Makan Apa yang Kita Makan

Adik David, Ye'ela, mengatakan menonton klip saudara laki-lakinya yang kurus kering terasa seperti "sejuta pukulan di jantung". 

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/brigade al qassam
Hamas merilis video sandera Rom Braslavski, 21 tahun, yang tampak kurus kering. 

Tawanan Tentara Israel Kelaparan di Terowongan Gaza, Hamas:

SERAMBINEWS.COM - Hamas telah merilis video sandera Israel yang kurus kering yang disandera di Gaza.

Evyatar David, 24 tahun, dari kota Kfar Saba, terlihat berada di dalam terowongan, bertelanjang dada, hanya berbalut kasur kotor dan sebotol kecil air.

David, yang diculik dari festival musik Nova pada 7 Oktober 2023, tidak mengatakan apa pun dalam video tersebut, yang juga menampilkan gambar anak-anak Palestina yang kurus kering.

Baca juga: Menteri Pertahanan Israel Ancam Buka Gerbang Neraka di Gaza Jika Sandera tak Dibebaskan

"Mereka makan apa yang kita makan, mereka minum apa yang kita minum," demikian bunyi pesan dari Hamas, menuduh Israel membuat semua orang di Gaza kelaparan, termasuk para sandera.

Adik David, Ye'ela, mengatakan menonton klip saudara laki-lakinya yang kurus kering terasa seperti "sejuta pukulan di jantung". 

Ia memohon kepada publik untuk tidak membagikan foto-foto tersebut, karena ibu dan saudara laki-lakinya yang lain belum melihat rekamannya.

Sebelumnya pada hari Kamis, kelompok Jihad Islam merilis video sandera Rom Braslavski, 21 tahun, yang juga tampak kurus kering.

Kelompok pejuang tersebut mengklaim video berdurasi enam menit itu direkam beberapa hari sebelum kehilangan kontak dengan para penculik yang menyandera Braslavski, dan mengatakan mereka tidak tahu apa yang telah terjadi padanya.

Ibunya, Tami, mengatakan, "Saya ingin dia pulang sekarang. Lihat dia. Kurus, lemas, menangis. Semua tulangnya keluar. Jangan menangisi anak-anak di Gaza. Menangisi Rom. Kasihanilah para sandera," ujarnya kepada media Israel, Ynet.

Dengan dirilisnya dua video penyanderaan dalam 24 jam, yang keduanya menyalahkan Israel karena membuat rakyat Gaza kelaparan, Hamas berupaya meningkatkan tekanan internasional terhadap pemerintah Israel.

Badan-badan bantuan, termasuk PBB, memperingatkan bahwa kelaparan dan malnutrisi mungkin telah mencapai titik kritis, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan kelaparan massal.

Israel membantah tuduhan membuat warga Palestina kelaparan, dan malah menyalahkan PBB karena gagal mengumpulkan dan mendistribusikan makanan yang masuk melalui penyeberangan perbatasan.

Donald Trump, Presiden AS, mengatakan minggu ini bahwa kelaparan sedang terjadi di Gaza, terlepas dari bantahan Benjamin Netanyahu. 

"Anda tidak bisa berpura-pura," ujarnya pada hari Selasa, seraya menambahkan bahwa ia "tidak terlalu" yakin dengan sekutunya tersebut.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved