Berita Abdya

Kompak, Forum Keuchik Kuala Batee Tolak Kehadiran PT Abdya Mineral Prima

“Dengan demikian, kami dari Forum Keuchik Kuala Batee tegas menolak izin perusahaan PT Abdya Mineral Prima," ucapnya. 

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
TOLAK IZIN TAMBANG - Anggota Forum Keuchik Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menolak kehadiran PT Abdya Mineral Prima yang berencana melakukan eksplorasi emas di kawasan tersebut. 

Menurut dia, keterlibatan masyarakat dalam setiap proses perizinan usaha tambang adalah hal mutlak.

Mengingat dampak yang ditimbulkan bisa sangat besar, mulai dari kerusakan lingkungan, pencemaran sungai, hingga ancaman terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Menanggapi penolakan tersebut, Humas PT Abdya Mineral Prima, Zainal memberikan klarifikasi. 

Ia menegaskan bahwa perusahaan belum melakukan kegiatan pertambangan, melainkan baru pada tahap konservasi atau survei.

Baca juga: Keras! YARA Tuding Kehadiran PT Abdya Mineral Prima Bentuk Kejahatan Terhadap Lingkungan 

“Perusahaan ini masih dalam tahap konservasi, artinya belum ada pekerjaan tambang,” urainya. 

“Jadi, tidak benar kalau dikatakan sudah masuk tahap produksi atau pengerjaan,” jelas Zainal.

Ia juga menyebutkan, jika nantinya perusahaan benar-benar akan beroperasi, pihaknya akan melibatkan masyarakat secara terbuka. 

“Apabila tambang ini sudah selesai tahap survei dan siap berjalan, kami akan mengundang semua pihak, khususnya masyarakat Abdya, untuk mendengar pendapat mereka,” tutur Zainal. 

“Tapi saat ini, tahapnya masih jauh, karena masih dalam proses perizinan,” katanya.

Menurut Zainal, perusahaan berkomitmen untuk menjalankan proses sesuai aturan hukum yang berlaku, termasuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. 

Baca juga: Spanduk Penolakan PT Abdya Mineral Prima Terbentang di Kecamatan Kuala Batee

“Kami paham bahwa masyarakat memiliki hak untuk tahu dan ikut mengawasi. Karena itu, ke depan jika proses sudah lebih lanjut, kami akan melakukan sosialisasi resmi kepada seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Meski pihak perusahaan telah memberikan klarifikasi, masyarakat dan Forum Keuchik Kuala Batee tetap pada pendiriannya untuk menolak rencana Izin Usaha Pertambangan tersebut. 

Mereka menilai, potensi kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan jauh lebih besar dari pada manfaat yang dijanjikan.

Beberapa tokoh masyarakat bahkan menegaskan bahwa wilayah Kuala Batee tidak layak untuk dijadikan areal pertambangan.

Mengingat kawasan tersebut banyak dihuni masyarakat dan memiliki lahan pertanian produktif. 

Baca juga: Dewan Minta Pemkab Panggil Keuchik, Terkait Rekomendasi Izin PT Abdya Mineral Prima

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved