Perang Gaza

Ini Hebatnya Drone Sammad-3 Houthi Yaman, Mampu Tembus Kubah Besi Israel, Sukses di 19 Misi Serangan

Drone ini dinamai berdasarkan nama martir Saleh al-Sammad, mantan kepala dewan tinggi politik Yaman yang menjadi martir dalam serangan drone koalisi S

|
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/twitter
Hagari mengatakan pesawat tak berawak itu adalah Samad-3 buatan Iran, yang telah dimodifikasi agar memiliki jangkauan yang lebih jauh. 

SERAMBINEWS.COM - Juru Bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan dalam konferensi pers bahwa militer memperkirakan pesawat tak berawak bermuatan bahan peledak yang menyerang Tel Aviv semalam diluncurkan oleh Houthi yang didukung Iran dari Yaman.

Setelah mencapai Israel dari Yaman, pesawat tak berawak itu menuju ke Tel Aviv dari arah laut, katanya.

Hagari mengatakan pesawat tak berawak itu adalah Samad-3 buatan Iran, yang telah dimodifikasi agar memiliki jangkauan yang lebih jauh.

Berikut ini ulasan singkat dari kehebatan Drone Sammad-3 (atau Samad 3) dibuat oleh Angkatan Darat Yaman di tengah perang brutal di Yaman.

Hagari mengatakan pesawat tak berawak itu adalah Samad-3 buatan Iran, yang telah dimodifikasi agar memiliki jangkauan yang lebih jauh.
Hagari mengatakan pesawat tak berawak itu adalah Samad-3 buatan Iran, yang telah dimodifikasi agar memiliki jangkauan yang lebih jauh. (SERAMBINEWS/twitter)

Drone ini dinamai berdasarkan nama martir Saleh al-Sammad, mantan kepala dewan tinggi politik Yaman yang menjadi martir dalam serangan drone koalisi Saudi.

Pencapaian ini berkat Ansar Allah yang diperlukan untuk mencegah serangan udara koalisi Saudi.

Sammad-3 digunakan dalam tiga serangan ke UEA sebelum peluncurannya yang membuat koalisi Saudi sangat terkejut.

Sammad-3 diumumkan dalam pameran industri militer oleh Ansar Allah yang disebut sebagai syahid Saleh al-Sammad pada 7 Juli 2019.

Baca juga: 33 Tahun Tel Aviv Aman, Ini Drone Houthi Yaman Buatan Iran yang Mampu Ledakkan Pusat Kota Israel

Sammad-3 telah menjadi bagian penting dari operasi pencegahan sejak “Operasi Penyeimbangan Pencegahan Kedua” hingga sekarang karena pangkalannya adalah bandara Abha!

Ini adalah senjata yang berhasil di tangan unit pesawat tak berawak Ansar Allah dan menimbulkan kerusakan berat pada koalisi.

Ledakan besar terjadi di Ibukota Tel Aviv, Israel pada Jumat (19/7/2024) dini hari jelang subuh.
Ledakan besar terjadi di Ibukota Tel Aviv, Israel pada Jumat (19/7/2024) dini hari jelang subuh. (KOLASE SERAMBINEWS.COM/ X.com (Twitter))

Sammad-3 digunakan dalam dua serangan terhadap fasilitas Aramco dan dalam kedua kasus itu mengganggu produksi minyak.

Riwayat operasional pesawat nirawak Sammad-3:

1- Menyerang bandara Abu Dhabi, UEA, pada 26 Juli 2018.
2- Menyerang bandara Dubai, UEA, pada 27 Agustus 2018.
3- Menyerang target militer di Riyadh, Arab Saudi, pada 26 Agustus 2019.
4- Menyerang kilang minyak Buqayq dan Khurais selama Operasi Penyeimbangan Penangkalan Kedua, pada 18 September 2019.
5- Menyerang fasilitas minyak Aramco, pelabuhan Yanbu, oleh 12 pesawat nirawak selama Operasi Penyeimbangan Penangkalan Ketiga, pada 21 Februari 2020.
6- Menyerang posisi koalisi Saudi di Riyadh, Jizan, Najran dan Asir, selama operasi Ansar Allah, pada 28 Maret 2020.
7- Menyerang fasilitas pertahanan dan intelijen Arab Saudi dan bandara Raja Salman di Riyadh, Jizan, Najran, selama Operasi Penyeimbangan Penangkalan Keempat, pada 23 Juni Bahasa Indonesia: 2020.
8- Menyerang bandara Abha, pada 8 September 2020.
9- Menyerang bandara Abha, pada 9 September 2020.
10- Menyerang posisi koalisi Saudi di Riyadh dengan 4 pesawat tanpa awak, pada 10 September 2020.
11- Menyerang bandara Abha, pada 17 September 2020.
12- Menyerang bandara Abha, pada 25 Oktober 2020.
13- Menyerang bandara Abha dengan 2 pesawat tanpa awak, pada 10 Februari 2021.
14- Menyerang bandara Abha, pada 13 Februari 2021.
15- Menyerang bandara Abha, pada 14 Februari 2021.
16- Menyerang bandara Jaddah, pada 15 Februari 2021.
17- Menyerang posisi koalisi Saudi di bandara Abha dan Raja Khalid di Khamis Mushait, pada 5 Maret, 2021.
18- Menyerang posisi koalisi Saudi di Khamis Mushait, pada 6 Maret 2021.
19- Menyerang fasilitas minyak Aramco di Raas Tanurah dan target militer di wilayah Dammam, oleh 10 pesawat tak berawak selama Operasi Penyeimbangan, Penangkalan Keenam, pada 7 Maret 2021.

Spesifikasi:
Panjang: 3 m
Lebar sayap: 5 m
Tinggi: 1,5 m
Langit-langit layanan: 8.000 m
Muatan senjata: 40 kg
Jangkauan: 1.600 km
Daya tahan: 5 jam

Gallant mengatakan Israel akan 'membalas dendam' kepada siapa pun yang ingin menyakitinya

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved