Breaking News

Rela Rogoh Kocek Sendiri, 2.500 Warga Pati Surati KPK, Desak Usut Kasus Korupsi Bupati Sadewo

“Ini demi membela rakyat. Aksi ini dari rakyat untuk rakyat. Saya pakai biaya sendiri Rp 14 ribu. Harapannya Pati damai, dan KPK segera mengusut...

Editor: Nurul Hayati
Tangkapan Layar X-@akuratco
AKSI RICUH UNJUK RASA BUPATI PATI - Aksi unjuk rasa di kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, Rabu(13/8/2025) diwarnai aksi ricuh dan lempar air minum. Terbaru 2.500 warga Pati menyurati KPK dan mendesak lembaga antirasuah tersebut mengusut tuntas kasus korupsi Bupati Sadewo. 

“Ini demi membela rakyat. Aksi ini dari rakyat untuk rakyat. Saya pakai biaya sendiri Rp 14 ribu. Harapannya Pati damai, dan KPK segera mengusut tuntas kasus korupsi Pak Sudewo,” ucapnya.

SERAMBINEWS.COM - Aksi warga Pati menyurati KPK bukan sekadar unjuk rasa biasa—ini adalah bentuk protes yang kreatif dan penuh semangat dari masyarakat yang menuntut keadilan.

Pada Senin, 25 Agustus 2025, ribuan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi damai dengan cara mengirim surat langsung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kantor Pos.

Warga berkumpul di Alun-Alun Simpang Lima Pati sejak pagi, lalu melakukan long march ke Kantor Pos Pati.

Mereka membawa surat berisi desakan agar Bupati Pati Sudewo segera ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api DJKA Kemenhub.

Surat dikirim secara pribadi, lengkap dengan nama dan tanda tangan masing-masing warga.

Baca juga: Ramai Kabar Demo Jilid 2 Bupati Pati Besok, Kini Muncul Massa Tolak Sadewo Lengser

Suara dari Lapangan

Teguh Istiyanto, koordinator aksi, menegaskan bahwa ini bukan demo politik, melainkan aksi solidaritas murni dari masyarakat
  
 Warga rela membayar Rp14.000 per surat dari kantong pribadi sebagai bentuk komitmen.

Nurul Utami, warga Margoyoso, menyatakan Sudewo tidak layak lagi memimpin Pati.

Latar Belakang Tuntutan

Sudewo disebut telah mengembalikan sejumlah uang ke KPK, yang oleh warga dianggap sebagai indikasi keterlibatan dalam kasus korupsi.

Proyek yang dipersoalkan adalah pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api tahun anggaran 2022–2024.

Baca juga: Aksi Protes Bupati Pati, Warga Nyalakan 1.000 Lilin Menghilangnya Sadewo

Dampak Aksi

DIDEMO - Bupati Pati Sudewo saat diwawancarai awak media di Gedung DPRD Pati, Selasa (15/7/2025) (kiri). Sudewo dilempar sandal saat menemui massa pendemo di alun-alun Pati, Rabu (13/8/2025) (kanan).
DIDEMO - Bupati Pati Sudewo saat diwawancarai awak media di Gedung DPRD Pati, Selasa (15/7/2025) (kiri). Sudewo dilempar sandal saat menemui massa pendemo di alun-alun Pati, Rabu (13/8/2025) (kanan). (Tribun Jateng/Mazka Hauzan)


Kantor Pos Pati membuka hingga 11 loket khusus untuk melayani pengiriman surat.

Aksi ini berlangsung damai dan dikawal oleh aparat TNI dan Polri
Warga juga menggalang dana untuk aksi lanjutan ke gedung KPK di Jakarta, dengan donasi mencapai Rp148 juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved