Rela Rogoh Kocek Sendiri, 2.500 Warga Pati Surati KPK, Desak Usut Kasus Korupsi Bupati Sadewo
“Ini demi membela rakyat. Aksi ini dari rakyat untuk rakyat. Saya pakai biaya sendiri Rp 14 ribu. Harapannya Pati damai, dan KPK segera mengusut...
"Kami hanya memudahkan saja, maka kami sediakan formulir suratnya, tapi masing-masing warga harus menuliskan namanya sendiri di setiap surat. Itu sebagai bentuk bahwa ini asli dari warga Pati, bukan surat yang kami buat mengatasnamakan warga Pati," kata Koordinator Aksi, Teguh Istiyanto, di posko.
Dia menambahkan, hal serupa sebelumnya sudah dilakukan sejumlah warga di Kecamatan Tayu, Kecamatan Kayen Cluwak, Sukolilo, dan Winong.
"Karena kami ingin murni ini aspirasi warga, makanya kami imbau warga untuk kirim surat secara pribadi, meskipun kirimnya bareng. Kami tunjukkan itu aspirasi murni dari warga, bukan kami bikin surat atas nama warga. Makanya warga kirim sendiri dan biaya sendiri," jelasnya.
Setelah aksi penulisan surat, ratusan warga jalan kaki menuju Kantor Pos Pati sekitar pukul 10.50. Mereka menempuh perjalanan sekitar 1,1 kilometer dari Alun-alun Simpang Lima Pati.
Dalam perjalanannya menuju Kantor Pos Pati, barisan paling depan merupakan truk komando. Di atas truk terdapat sejumlah orator.
Mereka memekikkan seruan bahwa Bupati Pati Sudewo arogan.
Selain itu, orator mereka juga memekikkan agar Sudewo segera ditangkap.
Di sela orasi, sound system yang ada di atas truk memutar sejumlah lagu.
Lagu tersebut diputar begitu keras.
Di antara lagu yang diputar yaitu lagu Iwan Fals, seperti Bongkar, Wakil Rakyat, dan Tikus Kantor.
Selain itu, ada juga lagu berjudul Pembebasan yang sesekali diputar sepanjang masa berjalan menuju Kantor Pos.
Sejumlah polisi turut mengawal aksi kirim surat serentak itu.
Beberapa aparat kepolisian yang bertugas tampak mengenakan helm. Sesekali mereka juga turut mengatur jalannya lalu lintas.
Donasi
Adapun, donasi yang dikumpulkan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu sebagai biaya aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, telah mencapai Rp 148,62 juta hingga Minggu (24/8/2025).
Donasi yang terkumpul dari posko di Alun-alun itu diberikan warga via transfer ke nomor rekening atas nama Teguh Istiyanto yang merupakan koordinator aksi, serta donasi langsung dengan memasukkan uang pada kotak kaca yang disediakan dengan bertulis 'Penggalangan Donasi Rp 5.000 Rupiah dari Masyarakat Pati Bersatu untuk Aksi Demo di Gedung KPK RI Jakarta'.
Teguh berterima kasih kepada warga yang sudah menaruh kepercayaan kepada pihaknya.
Pasalnya, perjuangan yang selama ini pihaknya lakukan mendapat dukungan secara nyata dari warga melalui donasi yang berlangsung secara sukarela.
"Mohon diingat, kami tidak meminta, kalau meminta kami yang datang. Tetapi kami cuma memohon bantuan, kami sediakan tempat bagi orang yang mau membantu karena kesadaran diri, makanya kami menolak mendatangi rumah-rumah karena ingin membuktikan bahwa kami didukung oleh warga dan warga yang donasi murni dari hati," paparnya.
Rencananya, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu akan melakukan aksi pada 2-3 September di depan Gedung KPK Jakarta, dengan rencana awal berangkat pada 31 Agustus.
"Tanggal 1 September istirahat, tanggal 2 September aksi di KPK, dan tanggal 3 sowan Presiden Prabowo Subianto. Kami hitung ternyata semula 4 hari sejak berangkat, ternyata membengkak. Rencana berangkat jadinya tanggal 1 September 2025," tuturnya.
Untuk keberangkatan ke Jakarta, Teguh menyatakan, akan menyesuaikan dana yang terkumpul dari donasi. Sebab, pihaknya tidak memiliki dana selain donasi uang dari kesadaran warga.
"Untuk donasi ada laporan pertanggungjawaban. Kami juga merekap setiap hari kami laporkan," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 2.500 Warga Pati Kirim Surat ke KPK, Rela Bayar Rp 14 Ribu ke Kantor Pos,
Jika Bupati Sudewo Tak Jadi Tersangka, Warga Pati Ancam Geruduk KPK |
![]() |
---|
Warga Minta Bupati Pati Sudewo Dijadikan Tersangka, Kirim Surat ke KPK |
![]() |
---|
Ramai Kabar Demo Jilid 2 Bupati Pati Besok, Kini Muncul Massa Tolak Sadewo Lengser |
![]() |
---|
Aksi Protes Bupati Pati, Warga Nyalakan 1.000 Lilin Menghilangnya Sadewo |
![]() |
---|
Sebut Demo Jilid 2 Bupati Pati Hoaks, Korlip Pastikan Kawal Sadewo hingga Mengundurkan Diri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.