Kesehatan
Sering Stres? Waspada, Ini Alasan Haid Bisa Telat Menurut Dr Boyke
“Stres itu bisa mengakibatkan keseimbangan hormon kita di kepala, di otak, menjadi terganggu,” ujar Dr Boyke dikutip Rabu (17/12/2025).
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM – Stres berlebihan ternyata tidak hanya berdampak pada kondisi mental, tetapi juga dapat memengaruhi siklus menstruasi wanita. Hal ini dijelaskan oleh pakar kesehatan reproduksi, Dr Boyke Dian Nugraha, melalui akun TikTok Klinik Pasutri Dr Boyke.
Dalam penjelasannya, Dr Boyke menegaskan bahwa stres tinggi sangat mungkin menyebabkan keterlambatan menstruasi. Menurutnya, kondisi stres dapat mengganggu keseimbangan hormon yang diatur langsung oleh otak.
“Stres itu bisa mengakibatkan keseimbangan hormon kita di kepala, di otak, menjadi terganggu,” ujar Dr Boyke dikutip Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, saat seseorang mengalami stres, tubuh akan lebih banyak memproduksi hormon norepinefrin dan nefrin.
Hormon-hormon ini menyebabkan pembuluh darah berkontraksi, sehingga aliran darah ke berbagai organ, termasuk sistem hormon reproduksi, menjadi terganggu.
Akibatnya, produksi hormon penting seperti FSH (Follicle Stimulating Hormone), LH (Luteinizing Hormone), estrogen, dan progesteron tidak berjalan normal.
Baca juga: dr Boyke Ungkap Posisi Tidur Aman untuk Ibu Hamil Muda agar Tak Mudah Pegal dan Lemas
Gangguan inilah yang membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur, termasuk terlambat datang bulan.
“Kalau hormon-hormon reproduksi itu terganggu produksinya, maka mensnya pun menjadi tidak teratur,” jelasnya.
Tak hanya itu, Dr Boyke juga menambahkan bahwa stres dapat menurunkan sistem imun tubuh.
Penurunan daya tahan tubuh ini kembali berdampak pada keseimbangan hormon, sehingga menciptakan efek timbal balik yang memperparah gangguan siklus menstruasi.
“Orang-orang yang stres, imunitasnya juga menurun, dan itu ikut memengaruhi keseimbangan hormon,” tambahnya.
Karena itu, Dr Boyke mengimbau agar masyarakat, khususnya perempuan, lebih memperhatikan kesehatan mental dan mengelola stres dengan baik, demi menjaga kesehatan reproduksi secara keseluruhan.
Baca juga: Bantah Mitos ‘Nyenggol Janin’, Dr Boyke: Seks Saat Hamil Aman, Orgasme Tidak Sebabkan Keguguran
Haid Tak Teratur di Usia 40-an Bisa Jadi Tanda Menopause Dini, Kenali 6 Cirinya Kata dr Boyke
Siklus haid yang mulai tak teratur di usia 40-an kerap dianggap hal biasa akibat kelelahan atau stres.
Namun menurut pakar kesehatan reproduksi dr Boyke Dian Nugraha, kondisi ini bisa menjadi tanda awal menopause dini yang sering tidak disadari oleh banyak perempuan.
Menurut dr Boyke, kondisi berhentinya haid di usia 40-an bisa mengarah pada menopause dini, yaitu berhentinya fungsi ovarium sebelum waktunya.
| 4 Mitos Diabetes yang Masih Dipercaya, Termasuk Anggapan Soal Insulin |
|
|---|
| 5 Cara Efektif Turunkan Kolesterol Tinggi, Mulai dari Gaya Hidup hingga Obat Dokter |
|
|---|
| 5 Fakta Polusi Udara yang Sering Terabaikan, Ancam Kesehatan dari Paru hingga Jantung |
|
|---|
| Nyeri Perut Kiri Sering Disepelekan, Ini 6 Penyebab yang Kerap Disangka Masuk Angin |
|
|---|
| 11 Kebiasaan Sepele yang Ternyata Bisa Jadi Sumber Kuman & Ganggu Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-siklus-haid-atau-menstruasi.jpg)