Minggu, 19 April 2026

Kesehatan

6 Buah Sehat untuk Umur Panjang, Bantu Turunkan Risiko Penyakit Kronis Secara Alami

Buah-buahan ini tak hanya membantu memperlambat proses penuaan, tetapi juga mendukung kesehatan metabolisme serta meningkatkan kualitas hidup

Editor: Amirullah
Tribun Bali/ Istimewa
Ilustrasi buah-buahan - 6 Buah Sehat untuk Umur Panjang, Bantu Turunkan Risiko Penyakit Kronis Secara Alami 

Buah sitrus seperti jeruk dan grapefruit dikenal kaya akan vitamin, mineral, serta fitonutrien yang penting bagi tubuh.

"Buah-buahan sitrus, seperti jeruk dan grapefruit adalah pilihan yang sangat baik, karena mengandung vitamin, mineral, dan fitonutrien penting untuk mendukung kekebalan tubuh, kesehatan jantung, dan nutrisi yang seimbang," kata Jennifer Hillis.

Selain vitamin C, buah ini juga mengandung hesperidin yang membantu menjaga kesehatan jantung serta mengatur kadar gula darah.

4. Buah delima

Khasiat minum jus buah delima untuk kesehatan
Khasiat minum jus buah delima untuk kesehatan (freepik)

Delima mengandung polifenol yang membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh.

Konsumsi jus delima diketahui dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, serta mendukung proses penuaan yang lebih sehat.

5. Kiwi

Kiwi merupakan sumber serat yang sangat baik. Pola makan tinggi serat dikaitkan dengan proses penuaan yang lebih lambat.

Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan asupan serat tinggi cenderung memiliki telomer lebih panjang, yang berhubungan dengan penuaan biologis yang lebih lambat.

Selain itu, serat juga membantu melindungi tubuh dari penyakit serius seperti jantung dan kanker usus besar.

6. Alpukat

Manfaat buah alpukat
Manfaat buah alpukat (freepik/DC Studio)

Berbeda dengan kebanyakan buah, alpukat memiliki kandungan lemak sehat yang tinggi dan rendah karbohidrat.

"Konsumsi alpukat yang lebih tinggi dikaitkan dengan profil lipid yang lebih baik dan kesehatan kardiometabolik ketika menggantikan karbohidrat olahan atau lemak jenuh ," kata Kaeberlein.

"Jika digunakan sebagai topping yang lebih banyak mengandung lemak jenuh, alpukat mendukung pendekatan diet berbasis substitusi yang berfokus pada tumbuhan, yang secara konsisten dikaitkan dengan umur panjang yang lebih sehat," kata Jennifer Pallian.

Mengonsumsi buah-buahan tersebut secara rutin dalam jumlah yang cukup dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Meski begitu, penting untuk tetap menjaga keseimbangan asupan dan tidak berlebihan agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal. (Serambinews.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved