Kesehatan
Makan Daging atau Sayur saat Program Hamil Bisa Tentukan Jenis Kelamin Anak? Ini Kata dr Boyke
Program hamil kerap diwarnai berbagai tips dan metode, termasuk upaya memilih jenis kelamin calon bayi.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Dengan begitu, sperma Y yang lebih cepat diharapkan dapat segera membuahi sel telur.
Sementara untuk anak perempuan, hubungan intim disarankan dilakukan sekitar dua hari sebelum ovulasi. Tujuannya agar sperma Y yang lebih cepat mati lebih dulu, sehingga sperma X yang lebih tahan dapat membuahi sel telur.
Meski demikian, dr Boyke menegaskan bahwa metode alami ini tidak dapat menjamin hasil sepenuhnya. Ia menyebut tingkat keberhasilannya berkisar 70 hingga 80 persen.
“Masih ada kemungkinan 20–30 persen hasilnya berbeda, jadi tidak bisa disalahkan sepenuhnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pasangan agar tidak terlalu memaksakan keinginan terkait jenis kelamin anak. Setelah kehamilan terjadi, hal terpenting adalah menerima dan mensyukuri apa pun yang diberikan.
Dalam pesannya, dr Boyke menekankan bahwa anak, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki nilai yang sama.
Ia juga menyinggung adanya preferensi budaya di beberapa daerah, namun hal tersebut sebaiknya tidak menjadi tekanan bagi pasangan.
“Apapun jenis kelaminnya, itu yang terbaik dari Tuhan. Yang penting anak sehat dan bisa menjadi kebanggaan keluarga,” tutupnya.
(Serambinews.com/Firdha)
| 5 Cara Efektif Turunkan Kolesterol Tinggi, Mulai dari Gaya Hidup hingga Obat Dokter |
|
|---|
| 5 Fakta Polusi Udara yang Sering Terabaikan, Ancam Kesehatan dari Paru hingga Jantung |
|
|---|
| Nyeri Perut Kiri Sering Disepelekan, Ini 6 Penyebab yang Kerap Disangka Masuk Angin |
|
|---|
| 11 Kebiasaan Sepele yang Ternyata Bisa Jadi Sumber Kuman & Ganggu Kesehatan |
|
|---|
| 7 Ciri-ciri Diabetes yang Semakin Parah dan Sering Tak Disadari, Waspadai Sebelum Terlambat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Seksolog-dr-Boyke-mengungkap-usia-matang-untuk-menikah.jpg)