Jumat, 24 April 2026

Kesehatan

7 Tanda Gula Darah Bermasalah Tanpa Diabetes, Sering Ngidam Manis hingga Mudah Lelah

Sekilas mungkin terlihat sepele, tapi jika dibiarkan, fluktuasi gula darah bisa berdampak pada kesehatan metabolisme dalam jangka panjang.

Editor: Amirullah
freepik
7 Tanda Gula Darah Bermasalah Tanpa Diabetes, Sering Ngidam Manis hingga Mudah Lelah 

SERAMBINEWS.COM – Banyak orang mengira naik turunnya gula darah hanya dialami penderita Diabetes.

Padahal, kondisi ini juga bisa terjadi pada mereka yang tidak memiliki riwayat penyakit tersebut.

Pemicunya beragam, mulai dari pola makan yang kurang seimbang, stres, hingga perubahan hormon.

Sekilas mungkin terlihat sepele, tapi jika dibiarkan, fluktuasi gula darah bisa berdampak pada kesehatan metabolisme dalam jangka panjang.

Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tandanya sejak awal. Tubuh biasanya sudah memberi sinyal tinggal apakah kita cukup peka atau tidak.

Berikut beberapa tanda gula darah tidak stabil yang kerap muncul, bahkan tanpa diabetes:

1. Sering ingin makan manis

ilustrasi aneka makanan manis ketika puasa ramadhan
ilustrasi aneka makanan manis ketika puasa ramadhan (health.grid.id)

Keinginan mengonsumsi makanan manis secara berlebihan bisa jadi sinyal tubuh kesulitan mengatur kadar glukosa.

Biasanya, rasa lapar juga cepat datang kembali meski baru saja makan. Tubuh seolah “mencari” energi instan dari gula dan karbohidrat sederhana.

2. Pusing dan tubuh terasa gemetar

pusing vertigo
pusing vertigo (Medical Device Network)

Saat gula darah menurun, kondisi yang dikenal sebagai Hipoglikemia ringan bisa terjadi.

Gejalanya mulai dari pusing, gemetar, keringat dingin, hingga jantung berdebar. Ini sering muncul ketika telat makan atau setelah konsumsi gula tinggi yang diikuti penurunan drastis.

3. Sulit berkonsentrasi

Ilustrasi seorang wanita yang sulit berkonsentrasi
Ilustrasi seorang wanita yang sulit berkonsentrasi (Fizkes)

Otak sangat bergantung pada pasokan glukosa yang stabil. Ketika kadarnya naik turun, kemampuan fokus ikut terganggu.

Akibatnya, mudah lupa, sulit berpikir jernih, bahkan terasa sedikit linglung. Dalam jangka pendek saja, kondisi ini sudah bisa mengganggu aktivitas harian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved