Senin, 27 April 2026

Jangan Sampai Minum Kopi Pagi Bikin Jantung Berdebar, Ini Batas Aman Kafein

Kafein adalah zat stimulan alami yang ditemukan dalam biji kopi, daun teh, biji kakao, dan buah guarana.

Editor: Faisal Zamzami
freepik
berikut ini beberapa daftar makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan kopi 

Ringkasan Berita:
  • Satu cangkir kopi berukuran 240 ml mengandung sekitar 100 mg kafein, sementara banyak mug rumah tangga berisi 350 ml atau lebih.
  • Dalam jumlah moderat, kafein bisa memberikan beberapa manfaat. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, efeknya bisa berbalik
  • Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), batas aman konsumsi kafein untuk orang dewasa adalah sekitar 400 miligram per hari, setara dengan empat cangkir kopi ukuran 240 ml.
 

 

SERAMBINEWS.COM - Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan digiling menjadi bubuk.

Minuman berwarna gelap ini memiliki rasa yang khas, yaitu pahit dan sedikit asam. 

Bagi banyak orang, hari belum benar-benar dimulai sebelum meneguk secangkir kopi

Namun, di balik sensasi segar dan semangat yang muncul setelah minum kopi, teh, atau minuman energi, ada pertanyaan besar: seberapa banyak kafein yang sebenarnya aman dikonsumsi setiap hari?

Dua ahli gizi, Ally Mast, RDN, dan Kim Yawitz, RD, berbagi penjelasan lengkap mengenai bagaimana kafein bekerja di tubuh dan seberapa jauh kita bisa menikmatinya tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

Baca juga: 5 Makanan ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersama Kopi, Penyerapan Nutrisi jadi Terganggu

Bagaimana kafein bekerja di tubuh

Kafein adalah zat stimulan alami yang ditemukan dalam biji kopi, daun teh, biji kakao, dan buah guarana.

Selain dari sumber alami, kafein juga sering ditambahkan ke minuman ringan, minuman energi, suplemen olahraga, dan bahkan obat-obatan.

Begitu masuk ke tubuh, kafein meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat, membuat kita merasa lebih waspada dan berenergi untuk sementara waktu.

“Kafein mempercepat komunikasi antara otak dan tubuh,” ujar Yawitz.

Namun, menurut Mast, efek “segar” ini sebenarnya hanya menunda rasa lelah.

Ia bekerja dengan memblokir reseptor adenosin, yaitu senyawa yang menandai bahwa tubuh butuh istirahat.

“Tidur adalah satu-satunya cara untuk benar-benar menghilangkan adenosin,” katanya.

Dengan kata lain, kafein tidak memberi energi, hanya menunda rasa kantuk.

Baca juga: Wow! Kopi Rp 11 Juta Per Cangkir Pecahkan Rekor Dunia, Sensasi dari Dubai

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved