Selasa, 2 Juni 2026

Haji

Rahasia Naik Haji Agar Mabrur dan Ibadahnya Diterima Allah

Kewajiban menunaikan ibadah haji hanya satu kali seumur hidup. Namun jika mampu bisa melakukannya lebih dari itu.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
TRIBUNTIMUR/MEDIA CENTRE HAJI/MANSUR AMIRULLAH
SUASANA MASJIDIL HARAM - Suasana Masjidil Haram di kota Makkah Arab Saudi Jumat (29/5/2025). Terlihat area tawaf di tempat jemaah haji seluruh dunia melakukan tawaf (mengelilingi Kakbah) sebanyak 7 kali. 

Ringkasan Berita:
  • Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu, baik secara fisik maupun finansial.
  • Haji dilaksanakan di Makkah dan sekitarnya pada bulan Dzulhijjah, dengan rangkaian ritual yang penuh makna spiritual dan simbolis.
  • Kewajiban menunaikan ibadah haji hanya satu kali seumur hidup. Namun jika mampu bisa melakukannya lebih dari itu.

 

SERAMBINEWS.COM - Menunaikan ibadah haji menjadi impian semua ummat islam. Haji adalah perjalanan suci memerlukan tenaga dan juga financial.

Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu, baik secara fisik maupun finansial. 

Haji dilaksanakan di Makkah dan sekitarnya pada bulan Dzulhijjah, dengan rangkaian ritual yang penuh makna spiritual dan simbolis.

Untuk tahun ini keberangkatan calon jamaah haji diperkirakan akhir April 2026 hingga Mei 2026.

Kewajiban menunaikan ibadah haji hanya satu kali seumur hidup. Namun jika mampu bisa melakukannya lebih dari itu.

Bagaimana agar menjadi haji mambru?

Ibadah haji merupakan bagian dari rukun Islam yang terdiri dari syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji.

Seorang muslim sangat dianjurkan untuk melaksanakan haji jika mampu secara fisik, finansial, dan rohani.

Kementerian Agama menjelaskan ibadah haji adalah manifestasi penghambaan kepada Allah SWT, di mana orang yang berhaji dilarang menghias dirinya.

Selain itu, orang yang berhaji dituntut berpenampilan sangat sederhana dan menampakkan perasaan butuh pertolongan dan rahmat Allah SWT.

Dalam menjalankan ibadah haji, seseorang harus mengorbankan badan dan hartanya untuk menggunakannya di jalan Allah SWT.

“Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam” (QS Ali ‘Imran: 97).

Rasulullah SAW menjelaskan Allah SWT mewajibkan haji bagi mereka yang mampu melakukannya.

“Wahai manusia! Sungguh Allah telah mewajibkan haji atas kamu sekalian, maka kerjakanlah haji” (HR Muslim).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved