Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Banjir Landa Aceh

Banjir Bandang Terjang Bireuen, Warga Kutablang Berlarian

Banjir bandang menerjang Bireuen, warga Kutablang ketakutan dan berlarian menyelamatkan diri.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Sejumlah rumah rusak di kawasan Simpang Kameng, Peusangan Bireuen dampak banjir bandang. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Banjir bandang menerjang Bireuen, warga Kutablang ketakutan dan berlarian menyelamatkan diri. 

Hasyim (50) salah seorang warga Blang Panjoe, Kutablang Bireuen di lokasi pengungsi di mesjid Lhoknga kepada Serambinews.com, Kamis (27/11/2025) mengatakan, hujan pertama Jumat, Sabtu, Minggu, Senin
(22-23-24/11/2025) kondisi air sungai masih normal.

Kemudian hujan turun lagi mulai Selasa dan Rabu (25-26/11/2025) air sungai mulai naik sedikit sedikit dan dilanjutkan siang sampai Rabu malam. 

Bendungan karet di Desa Kapa jebol, air masuk ke Blang Panjoe, kemudian menghantam Desa Meuse, Kulu dan desa desa lainnya. 

Baca juga: HRD Dorong Gubernur Aceh Surati Presiden Supaya Jadi Bencana Nasional

Kondisi rumah di Blang Panjoe sudah banyak rusak dan tidak ada lagi, begitu juga desa lainnya banyak rumah rusak dan tertutup lumpur.

Sejak saat itu semua dihantam banjir, kayu dari sungai menghantam rumah, rumah jatuh dan rusak. 

"Balok balok bawaan banjir menghantam rumah rumah," ujarnya. 

Berlarian menyelamatkan diri ke mesjid

Banjir tidak saja menghantam Blang Panjoe juga desa lainnya mulai Desa Tingkeum Mayang,  Meuse, Tingkeum Baro, Pulo Reudeup dan berbagai desa lainnya termasuk jembatan Kutablang,  jalan digerus banjir bandang dipenuhi lumpur tebal. 

Saat kejadian tersebut, Hasyim mengaku sudah langsung lari menyelamatkan diri ke mesjid bersama masyarakat lainnya.

Baca juga: Jasad Santri Dayah MUDI dan Murid SD Ditemukan di Persawahan, Satu Korban Masih Dicari

Baca juga: Akses Jalan Nasional Putus Total, Perjalanan Darat dari Banda Aceh hanya Bisa Sampai Bireuen

"Begitu melihat air bah, hana denglee, semua lari menyelamatkan diri masing masing, binatang ternak tidak sempat diselamatkan, banyak ternak mati mulai dari lembu, kambing apalagi ayam dan bebek," sebutnya.

Ratusan warga dari berbagai desa mengungsi ada yang ke meunasah dan umumnya ke mesjid ini, tambahnya.

Hampir seluruh desa di Kutablang terkena hantaman banjir bandang, bahkan beberapa desa sudah hilang menjadi lautan lumpur. 

Kawasan paling parah Blang Panjoe, Kulu, Lhoknga, hampir seluruh rumah hancur dan diselimuti  lumpur. (*)

Baca juga: Dua Hari Hilang, Seorang Lansia di Bireuen Ditemukan Meninggal Dunia

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Bireuen, 9 Jembatan Putus Total, Ini Lokasinya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved