Rabu, 22 April 2026

Aceh Timur Kolaps, Al-Farlaky Menangis Memohon Bantuan Presiden

Kabupaten Aceh Timur diambang kolaps setelah mengalami rusak parah dihantam banjir besar dan tanah longsor.

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
USAP AIR MATA - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky mengusap air matanya saat rapat membahas langkah penanganan darurat bencana alam di Aceh Timur, Sabtu (29/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Banjir besar dan longsor melumpuhkan seluruh layanan publik, transportasi, listrik, dan komunikasi; keuangan daerah tak mampu menangani darurat.
  • Puluhan korban jiwa diperkirakan, beberapa desa hilang, rumah sakit rusak, dan akses logistik terhenti.
  • Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky menangis memohon Presiden segera mengirim bantuan logistik dan tenaga penyelamat.

SERAMBINEWS.COM, ACEH TIMUR – Kabupaten Aceh Timur diambang kolaps setelah mengalami rusak parah dihantam banjir besar dan tanah longsor.

Pelayanan publik lumpuh (kantor tutup, listrik padam, jaringan komunikasi mati). Akses transportasi terputus total sehingga distribusi logistik gagal.

Keuangan daerah tidak mampu membiayai layanan dasar dan kondisi darurat bencana yang membuat Pemkab Aceh Timur tak bisa menjalankan fungsi koordinasi.

Sementara jumlah korban jiwa belum bisa diprediksi, meski angka perkiraan disebut mencapai puluhan jiwa.

Gambaran tentang kondisi Aceh Timur baru diketahui pada Sabtu (29/11/2025), setelah Pemkab menyewa perangkat Starlink. Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky mengambarkan situasi Aceh Timur yang cukup parah dan nyaris kolaps.

Dalam suasana darurat yang mencekam, Al-Farlaky, tak mampu menahan tangis saat memohon bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto. 

Dalam sebuah video rapat bersama Forkopimkab membahas penanganan darurat bencana, Al-Farlaky tampak beberapa kali mengusap air matanya.

"Kita harus terus bergerak meski dengan segala keterbatasan yang ada. Kita harus bergerak," kata Al-Farlaky.

Baca juga: Pemko Langsa Mulai Salurkan Bantuan Ke Korban Banjir Posko Sementara 

Baca juga: Dirut PLN Pimpin Pemulihan Listrik di Aceh, Kerahkan 500 Petugas

Ada Desa yang Hilang

Saat menghubungi wartawan Serambinews.com di Banda Aceh, Al-Farlaky mengatakan bahwa saat ini Aceh Timur sudah lumpuh total.

Ia menyebutkan, seluruh kecamatan (24 kecamatan) di Aceh Timur terdampak banjir, yang sebagiannya menerima dampak terparah.

Di antaranya yang cukup parah dialami Kecamatan Simpang Jernih dan Serbajadi yang dihantam banjir bandang.

"Di Kecamatan Serbajadi kita mendapat kabar ada tiga desa yang hilang dihantam banjir bandang,"

"Tetapi kami belum menerima kepastiannya, karena askes transportasi dan komunikasi terputus. Beberapa ruas jalan tertimbun longsor," ungkap Al-Farlaky.

Sejauh ini, pihaknya belum mendapat gambaran sejauh mana dampak keparahan yang terjadi akibat banjir yang menerjang.

Tetapi Al-Farlaky mengambarkannya seperti bencana tsunami 2004 silam. Jalan-jalan rusak parah dengan kondisi aspal terkelupas. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved