Selasa, 19 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Bupati Aceh Timur: Rakyat Kami 2 Hari Tidak Makan, Bantuan Beras Diminta ke Bulog Belum Tiba

Dia menyebutkan, bantuan 200 ton beras diminta ke Badan Logistik Nasional (Bulog) belum tiba di Kabupaten Aceh Timur.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
Bupati Aceh Timur, Provinsi Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky di Posko Utama Banjir Aceh Timur, Minggu (30/11/2025). 

Dalam sebuah video rapat darurat bersama Forkopimkab, suasana mencekam terlihat jelas.

Al-Farlaky beberapa kali mengusap air mata saat memohon bantuan langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.

"Kita harus terus bergerak meski dengan segala keterbatasan yang ada. Kita harus bergerak," kata Al-Farlaky dengan suara bergetar.

Saat menghubungi wartawan Serambinews.com di Banda Aceh, Al-Farlaky menegaskan bahwa kondisi Aceh Timur kini lumpuh total.

Menurutnya, seluruh 24 kecamatan di daerah tersebut terdampak banjir, sebagian mengalami kerusakan ekstrem.

Baca juga: Data Resmi: Korban Banjir di Aceh Bertambah Jadi 102 Orang, 116 Jiwa Masih Hilang, Ini Sebarannya

Tiga Desa Diduga Hilang Dihantam Banjir Bandang

Bupati menjelaskan, Kecamatan Simpang Jernih dan Serbajadi menjadi wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.

Banjir bandang menghantam permukiman dan infrastruktur.

"Di Kecamatan Serbajadi kita mendapat kabar ada tiga desa yang hilang dihantam banjir bandang," ungkapnya.

Namun informasi tersebut belum dapat dipastikan karena akses transportasi dan komunikasi terputus, ditambah sejumlah ruas jalan tertimbun longsor.

Al-Farlaky menyebut kondisi ini mengingatkannya pada bencana tsunami Aceh 2004, yang juga ia alami sebagai penyintas.

"Persis seperti bencana tsunami dulu," katanya.

"Jalan-jalan rusak parah, aspal terkelupas, arus air kencang dan berputar, sangat membahayakan keselamatan."

Baca juga: BNPB Drop Bantuan ke Korban Banjir Bener Meriah Pakai Heli dan Pesawat, Pemkab Klaim tidak Tahu

Logistik Menipis, Rumah Sakit Lumpuh Total

Sementara itu, akses jalan nasional Banda Aceh–Medan tak bisa ditembus dari kedua arah.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved