Berita Subulussaalam
Antrean Panjang di SPBU, DPRK Subulussalam Minta Pertamina Tambah Kuota BBM
Antrean tersebut diperparah dengan ketidak jelasan ketersedian BBM. Kondisi itu dibuktikan di lapangan dengan sulitnya mencari bahan bakar.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Subur Dani
Ringkasan Berita:
- Anggota DPRK Subulussalam, Ardhiyanto Ujung, meminta Pertamina menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) ke daerahnya
- Disebutkan, antrean tersebut diperparah dengan ketidak jelasan ketersedian BBM
- Klaim stok BBM aman patut dipertanyakan lantaran tak sesuai fakta lapangan
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam, Ardhiyanto Ujung, meminta Pertamina menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) ke daerahnya.
Hal ini terkait antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang terus terjadi pascabencana banjir.
Baca juga: Tiba di Subulussalam, Tim Relawan Pemkab Abdya Serahkan Bantuan, Tenaga Medis Terjun ke Desa-desa
Antrean tersebut diperparah dengan ketidak jelasan ketersedian BBM.
Kondisi itu dibuktikan di lapangan dengan sulitnya mencari bahan bakar.
Baca juga: Kejari Subulussalam Lakukan Pengobatan dan Bagi Sembako ke Korban Banjir
"Di media Pertamina mengatakan stok BBM aman tapi nyatanya di lapangan kami melihat antrian dan stok minim BBM masih terjadi," kata Ardhiyanto, Kamis (4/12/2025).
Baca juga: VIDEO - Haji Uma dan Kodim Tamiang Bantu Bersihkan Material Longsor
Menurut Ardhiyanto, klaim stok BBM aman, patut dipertanyakan lantaran tak sesuai fakta lapangan.
"Masyarakat antre berjam-jam bahkan ada yang rela tidur di SPBU untuk menunggu datangnya mobil tangki membawa BBM," ujarnya.
Baca juga: Kaki Bergetar, Kisah Hermansyah Jalan Kaki Tembus Longsor untuk Selamat: 2 Hari 3 Malam Tanpa Makan
Sebagai solusi pihak Pertamina, diminta menambah kuota BBM ke Subulussalam.
Lebih-lebih sebelum terjadinya bencana banjir di Sumatera dan Aceh, antrean panjang BBM kerap terjadi di Subulussalam.
Baca juga: NasDem Aceh Kirim 21 Ton Bantuan ke Lokasi Bencana Banjir via Udara dan Darat
Padahal kala itu pasokan selalu lancar datang untuk mengisi ke SPBU.
Baca juga: Kapolres Aceh Timur Bersama Ketua Bhayangkari Beri Bantuan untuk Koban Terdampak Banjir
"Nah ini terjadi bencana, bila Pertamina masih memainkan pola distribusi/pasokan yang sama seperti sebelum banjir kami pikir Pertamina keliru," tegasnya.
Kota Subulussalam hanya memiliki dua SPBU. SPBU tersebut bukan hanya melayani kebutuhan BBM masyarakat Subulussalam.
Tetapi kendaran pelintas baik dari arah Aceh maupun Sumatera Utara.
Baca juga: Kejari Nagan Raya dan IAD Salurkan Bantuan Sembako Korban Banjir
"Saya berpendapat sepertinya lebih banyak pengguna kendaraan dari luar Kota Subulussalam yang mengisi minyak di Kota Subulussalam. Mengingat Kota Subulussalam ini berada di jalur lintasan Aceh-Sumut," kata Ardhiyanto.
"Kami berharap ada langkah kongkrit dari pihak Pertamina untuk mengatasi permasalahan ini. Mengingat kelangkaan BBM dapat menghambat perekonomian," pungkasnya.(*)
| Pertamina Pastikan Stok BBM di Subulussalam Aman, Antrean Akibat Peningkatan Permintaan Bersamaan |
|
|---|
| Korupsi Uang Pilkada, Jaksa Tahan Tiga Komisioner Panwaslih Subulussalam |
|
|---|
| Kabur dari Rutan, Kejari Subulussalam Tangkap DPO Terdakwa Pencurian |
|
|---|
| Cuaca Subulussalam Hari Ini, Lima Kecamatan Diprediksi Hujan |
|
|---|
| Kota Subulussalam Diguyur Hujan, Masyarakat Diminta Waspada Banjir Susulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Anggota-Dewan-Perwakilan-Rakyat-Kota-Subulussalam-Ardhiyanto-Ujung.jpg)