Banjir Landa Aceh
Kisah Pilu Rizqi Korban Banjir Aceh Tamiang, 3 Hari 3 Malam Bertahan di Atap Rumah, Tak Ada Makanan
Salah seorang korban bernama Rizqi Shafriyaldi (30) masih dihantui banjir bandang yang menghantam desanya.
Ringkasan Berita:
- Salah seorang korban bernama Rizqi Shafriyaldi (30) masih dihantui banjir bandang yang menghantam desanya.
- Dia tidak pernah membayangkan air bah itu bisa sampai memasuki kawasan pusat Aceh Tamiang di Kecamatan Karang Baru yang kini bak kota mati.
- Rumah Rizqi berada di Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru. Di kawasannya air mulai masuk sejak Rabu (26/11/2025) subuh.
SERAMBINEWS.COM - Banjir dahsyat dan tanah longsor yang menerjang kawasan Aceh Tamiang menimbulkan dampak cukup parah.
Banyak kisah pilu korban yang selamat dari bencana dahsyat tersebut.
Pascabanjir surut, puluhan kendaraan rusak akibat banjir tergeletak di bahu jalan kawasan Aceh Tamiang yang masih dipenuhi sisa lumpur.
Saat malam hari, suasana gelap karena tidak ada lampu yang menyala.
Kabupaten di perbatan Aceh-Sumut itu masih mencekam.
Salah seorang korban bernama Rizqi Shafriyaldi (30) masih dihantui banjir bandang yang menghantam desanya.
Dia tidak pernah membayangkan air bah itu bisa sampai memasuki kawasan pusat Aceh Tamiang di Kecamatan Karang Baru yang kini bak kota mati.
Rumah Rizqi berada di Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru.
Di kawasannya air mulai masuk sejak Rabu (26/11/2025) subuh.
Kondisi fisik Rizqi kini mulai melemah, bahkan sesekali ia kerap terbangun dari tidur seolah air banjir itu datang kembali.
Sebelum air memasuki kawasan Karang Baru, sejak Senin (24/12/2025), air sudah lebih dulu memasuki beberapa permukiman warga di desa lainnya.
Sejak saat itu, Rizqi dan orangtuanya memang sudah khawatir, tetapi mereka masih yakin air tidak akan sampai.
Sebab, Desa Tanah Terban posisinya sedikit lebih tinggi ketimbang wilayah lain di Aceh Tamiang.
Baca juga: Kisah Ayah Selamatkan 2 Anak Saat Banjir Aceh Utara, Dua Hari Tergantung di Pohon, Istri Keguguran
Bahkan, beberapa keluarga (saudara) dari desa yang sudah terdampak ikut mengungsi ke rumah Rizqi.
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
| Bantuan Pemerintah Hong Kong Disalur Untuk Korban Bencana di 7 Daerah |
|
|---|
| Mualem Minta Dukungan DPR RI Percepat Anggaran Rehab Rekon Periode 2026–2028 |
|
|---|
| Bupati Bireuen Tinjau Lokasi Pembangunan Huntap |
|
|---|
| Mendagri Kirim 7 Alat Berat Untuk Pemulihan Aceh Tengah dari Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rizqi-menatap-banjir-bandang-yang-melanda-desanya-di-Aceh-Tamiang.jpg)