Rabu, 3 Juni 2026

Banjir Landa Aceh

Kisah Pilu Rizqi Korban Banjir Aceh Tamiang, 3 Hari 3 Malam Bertahan di Atap Rumah, Tak Ada Makanan

Salah seorang korban bernama Rizqi Shafriyaldi (30) masih dihantui banjir bandang yang menghantam desanya.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa/Dok. Pribadi Rizqi
BANJIR ACEH TAMIANG - Warga Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Rizqi, menatap banjir bandang yang melanda desanya. Rizqi dan keluarga selamat setelah naik ke atas atap rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Salah seorang korban bernama Rizqi Shafriyaldi (30) masih dihantui banjir bandang yang menghantam desanya.
  • Dia tidak pernah membayangkan air bah itu bisa sampai memasuki kawasan pusat Aceh Tamiang di Kecamatan Karang Baru yang kini bak kota mati.  
  • Rumah Rizqi berada di Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru. Di kawasannya air mulai masuk sejak Rabu (26/11/2025) subuh.

 

SERAMBINEWS.COM - Banjir dahsyat dan tanah longsor yang menerjang kawasan Aceh Tamiang menimbulkan dampak cukup parah.

Banyak kisah pilu korban yang selamat dari bencana dahsyat tersebut.

Pascabanjir surut, puluhan kendaraan rusak akibat banjir tergeletak di bahu jalan kawasan Aceh Tamiang yang masih dipenuhi sisa lumpur.

Saat malam hari, suasana gelap karena tidak ada lampu yang menyala.

Kabupaten di perbatan Aceh-Sumut itu masih mencekam.

Salah seorang korban bernama Rizqi Shafriyaldi (30) masih dihantui banjir bandang yang menghantam desanya.

Dia tidak pernah membayangkan air bah itu bisa sampai memasuki kawasan pusat Aceh Tamiang di Kecamatan Karang Baru yang kini bak kota mati.  

Rumah Rizqi berada di Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru.

Di kawasannya air mulai masuk sejak Rabu (26/11/2025) subuh.

Kondisi fisik Rizqi kini mulai melemah, bahkan sesekali ia kerap terbangun dari tidur seolah air banjir itu datang kembali.

 Sebelum air memasuki kawasan Karang Baru, sejak Senin (24/12/2025), air sudah lebih dulu memasuki beberapa permukiman warga di desa lainnya.

Sejak saat itu, Rizqi dan orangtuanya memang sudah khawatir, tetapi mereka masih yakin air tidak akan sampai.

Sebab, Desa Tanah Terban posisinya sedikit lebih tinggi ketimbang wilayah lain di Aceh Tamiang.

Baca juga: Kisah Ayah Selamatkan 2 Anak Saat Banjir Aceh Utara, Dua Hari Tergantung di Pohon, Istri Keguguran

Bahkan, beberapa keluarga (saudara) dari desa yang sudah terdampak ikut mengungsi ke rumah Rizqi.  

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved