Minggu, 31 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Usai Diterjang Banjir, Warga di Pidie Hirup Debu Sisa Lumpur di Badan Jalan

"Debu halus itu sangat membahayakan kesehatan manusia. Sebab, tingkat kumpulan debu itu sangat parah. Debu itu harus dibersihkan dengan air,"

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Muhammad Nazar
DEBU LUMPUR BANJIR : Kayu gelondongan sisa banjir menumpuk di pinggir jalan Kembang Tanjong-Kota Mini Beureunuen, Kabupaten Pidie, Jumat (5/12/2025). Saat ini, debu tebal akibat sisa lumpur banjir sangat mengganggu pengguna jalan dan rumah warga di dekat jalan. 

Bahkan, warga yang menghirup debu sisa banjir berpotensi menderita penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau Ispa.

Sebab, debu debal bertebaran saat dilewati kendaraan atau ditiup angin.

Kepulan debu itu bisa membuat kotor pakaian pengguna jalan menggunakan roda dua. 

"Debu halus itu sangat membahayakan kesehatan manusia. Sebab, tingkat kumpulan debu itu sangat parah. Debu itu harus dibersihkan dengan air," kata Ibrahim (52) warga Kembang Tanjong, kepada Serambinews.com, Jumat (5/12/2025).

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie, Muhammad Rabiul ST MT, kepada  Jumat (5/12/2025) mengatakan, jalan Kota Mini Beureunue- Kembang Tanjong telah dibersihkan lumpur di badan jalan.

Menurutnya, saat ini belum bisa dikerahkan armada pemadam kebakaran untuk menyiram air di badan yang berdebu. 

Karena dua mobil pemadam digunakan menyuplai air membersihkan sekolah dan sarana  ibadah yang masih berlumpur. 

Selain itu, kata Rabiul, dua mobil tangki Pidie, yang saat ini bekerja menyuplai air bersih di Kabupaten Pidie Jaya. 

"Jadi ada dua mobil pemadam yang standby. Terkadang armada yang standby itu, terkadang diminta bantu membawa air membersihkan lokasi banjir," ujarnya. (*)

 

 


 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved