Jumat, 8 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Evaluasi Penanganan Banjir Aceh Utara, Ayahwa: Mekanisme Distribusi Bantuan dari Muspika ke Keuchik

“Kami memastikan seluruh bantuan sampai kepada masyarakat tanpa terkecuali. Mekanisme distribusi dilakukan melalui Muspika agar lebih cepat dan...

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Foto Dok Pemkab Aceh Utara
Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil memimpin rapat evaluasi penanganan bencana banjir di Pendopo Bupati kawasan Lhokseumawe, Senin (8/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Senin (8/12/2025), Bupati Aceh Utara, Ayahwa menggelar rapat darurat evaluasi penanganan banjir.
  • Bantuan logistik disalurkan melalui Muspika hingga ke tingkat keuchik.
  • Bantuan berupa kebutuhan pokok masyarakat.
  • Meminta camat terus memantau wilayah masing-masing dan melaporkan desa yang belum tersentuh bantuan.
  • Kendala di lapangan: akses jalan masih banyak yang terputus, jaringan listrik dan komunikasi belum sepenuhnya normal, dan sebagian warga masih mengungsi dan membutuhkan bantuan lanjutan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara, H Ismail A Jalil SE MM atau yang akrab disapa Ayahwa, Senin (8/12/2025), menggelar rapat darurat untuk mengevaluasi penanganan banjir yang melanda sejumlah kecamatan di wilayah tersebut di Pendopo Bupati kawasan Lhokseumawe.

Dalam rapat tersebut Ayahwa, menegaskan bahwa mekanisme distribusi bantuan kepada warga terdampak dilakukan melalui jalur Muspika hingga ke tingkat keuchik agar bantuan lebih cepat dan tepat sasaran.

Rapat evaluasi tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Utara, Lhokseumawe, pada Senin, 8 Desember 2025, mulai pukul 10.00 WIB.

Pertemuan ini dihadiri oleh Sekda Aceh Utara, perwakilan DPRK Aceh Utara yang diwakili Tajudin, unsur Kodim 0113 Aceh Utara, Kapolres Lhokseumawe, para pejabat terkait, serta seluruh camat se-Kabupaten Aceh Utara.

Dalam paparannya, Bupati Ismail menyampaikan sejumlah perkembangan terkait penyaluran bantuan bagi warga yang terdampak banjir di berbagai kecamatan.

Ia mengakui belum sempat melakukan kunjungan langsung ke Kecamatan Sawang selama masa banjir berlangsung.

Namun demikian, ia memastikan bahwa pemerintah daerah tetap bekerja maksimal dalam pendistribusian bantuan.

“Walaupun saya belum sempat turun langsung ke Sawang, namun pemerintah daerah memastikan bantuan logistik tetap tersalurkan ke seluruh wilayah terdampak,” ujar Ayahwa.

Ia menjelaskan, bantuan logistik yang disalurkan berupa kebutuhan pokok masyarakat, dan pendistribusiannya dilakukan melalui unsur Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) untuk kemudian diteruskan kepada para keuchik (kepala desa) agar bisa langsung diterima oleh masyarakat.

“Kami memastikan seluruh bantuan sampai kepada masyarakat tanpa terkecuali. Mekanisme distribusi dilakukan melalui Muspika agar lebih cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Baca juga: Pertamina Fokuskan Distribusi BBM ke Daerah Terisolasi dan Sulit Terjangkau di Aceh

Ayahwa juga meminta seluruh camat untuk terus memantau kondisi di wilayah masing-masing serta segera melaporkan jika masih terdapat desa yang belum tersentuh bantuan.

Ia menekankan pentingnya transparansi dan akurasi data penerima bantuan agar tidak terjadi tumpang tindih maupun kekurangan.

Selain itu, rapat evaluasi juga membahas sejumlah kendala di lapangan, seperti akses jalan yang masih terputus, kondisi jaringan listrik dan komunikasi yang belum sepenuhnya normal, serta kebutuhan lanjutan bagi warga yang masih mengungsi.

Pemkab Aceh Utara berkomitmen untuk terus mempercepat proses pemulihan pascabanjir, baik melalui perbaikan infrastruktur maupun pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, hingga kondisi benar-benar pulih.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved