Berita Aceh Tamiang
RSUD Aceh Tamiang Kembali Beroperasi Normal Pasca Banjir, Layanan Medis Diprioritaskan
RSUD Aceh Tamiang kembali beroperasi normal pasca banjir dan longsor, dengan layanan medis diprioritaskan.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- RSUD Aceh Tamiang kembali beroperasi normal pasca banjir dan longsor, dengan layanan medis diprioritaskan.
- Air bersih, obat-obatan, serta dukungan tenaga medis dan relawan sudah tersedia untuk masyarakat terdampak.
- Pemkab juga mendirikan 10 puskesmas darurat agar akses kesehatan lebih mudah, terutama bagi ibu hamil dan balita.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang telah aktif dan beroperasi normal kembali pasca dilanda musibah banjir dan longsor beberapa waktu lalu.
Layanan medis dan konektivitas di RSUD kini sudah berjalan seperti sedia kala, siap melayani masyarakat terdampak.
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs Armia Fahmi mengatakan, operasional RSUD sudah pulih dan dapat digunakan sepenuhnya untuk melayani masyarakat.
Pemulihan ini sejalan dengan perintah dari Menteri Kesehatan (Menkes) yang menekankan agar pelayanan kesehatan harus diprioritaskan di RSUD Aceh Tamiang.
“Salah satu kebutuhan krusial, yaitu air bersih untuk layanan medis, kini sudah tersedia,” kata Armia.
“Ketersediaan ini berkat bantuan cepat dari PDAM, Bapaldam IM, dan Polda Aceh. Begitu halnya dukungan tenaga medis juga mengalir,” urainya.
Baca juga: 10 Pasien di RSUD Aceh Tamiang Meninggal Dunia saat Banjir Bandang, RS Masih Lumpuh
“Sejumlah relawan tenaga medis dari Sumatera Utara telah turun membantu. Mereka umumnya adalah para relawan yang menawarkan diri secara sukarela,” ucap Bupati Aceh Tamiang, Drs Armia Fahmi dalam keterangannya, Selasa (9/12/2025).
Armia menjelaskan, tim medis juga ikut turun ke posko-posko darurat untuk memberikan pelayanan.
Di antaranya fokus menangani ibu hamil dan balita, sebagai kelompok yang paling rentan terdampak pasca bencana.
Selain layanan medis, Bank Aceh turut berpartisipasi aktif dengan membantu menyuplai kebutuhan obat-obatan bagi masyarakat.
“Masyarakat yang berobat pasca banjir umumnya mengalami keluhan seperti batuk, gatal-gatal, dan penyakit kulit lainnya yang sering muncul akibat sanitasi yang kurang baik setelah air surut,” tambahnya.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan ke wilayah terdampak, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga telah mendirikan 10 unit puskesmas darurat di sejumlah titik strategis.
Baca juga: RSUD Aceh Tamiang Kembali Menyala, Listrik Disuplai Genset Darurat PLN yang Didatangkan dari Langsa
Kehadiran puskesmas darurat ini diharapkan dapat mempermudah akses kesehatan bagi warga yang tinggal jauh dari RSUD utama.
RSUD Aceh Tamiang
operasional RSUD Aceh Tamiang
layanan medis
Aceh Tamiang
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Sempat Terhenti karena Banjir Bandang, Pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang Dilanjutkan |
|
|---|
| Pacu Penuhi Kebutuhan Huntap, Aceh Tamiang Berburu Lahan HGU |
|
|---|
| Pembukaan Lahan Kebun Sawit Nyaris Picu Kebakaran di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Pembukaan Lahan Kebun Kelapa Sawit Nyaris Picu Kebakaran Lahan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Dana Desa Dievaluasi, Camat Kota Kualasimpang Tekankan Akuntabilitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Armia-Pahmi-sambangi-RSUD.jpg)