Berita Aceh Tamiang
Pacu Penuhi Kebutuhan Huntap, Aceh Tamiang Berburu Lahan HGU
Tahap awal Pemkab Aceh Tamiang mencanangkan pembangunan huntap 10 ribu unit. Huntap ini sendiri merupakan program lanjutan hunian sementara
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Subur Dani
Ringkasan Berita:
- Pemkab Aceh Tamiang memprioritaskan pembangunan huntap bagi korban banjir bandang 26 November 2025.
- Tahap awal ditargetkan 10 ribu unit sebagai lanjutan dari program hunian sementara (huntara).
- Pemerintah daerah memaksimalkan penelusuran lahan, termasuk HGU dan lahan perkebunan tidak produktif. Saat ini sudah terealisasi 200 unit huntap yang dibangun Yayasan Budha Tzu Chi, dan direncanakan 300 unit lagi di Kota Kualasimpang.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus memacu realisasi pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang 26 November 2025.
Percepatan target ini dilakukan pemerintah daerah dengan memaksimalkan penelusuran lahan yang akan dijadikan tokasi huntap.
“Kebutuhan lahan sangat besar, makanya tim terus melakukan penelusuran untuk mempercepat Pembangunan,” kata Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: Tanggul Marlempang di Aceh Tamiang Kritis, Warga Dihantui Banjir Susulan
Ditegaskannya pembangunan huntap merupakan prioritas pemerintah daerah dalam memberikan hunian layak untuk masyarakat yang terdampak banjir bandang 2025.
Tahap awal Pemkab Aceh Tamiang mencanangkan pembangunan huntap 10 ribu unit. Huntap ini sendiri merupakan program lanjutan hunian sementara (huntara).
Salah satu upaya pemenuhan lokasi ini dilakukan dengan mengajukan pemanfaatan lahan HGU dan lahan perkebunan tidak produktif.
Baca juga: RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Terapkan Pergub JKA, Pasien Desil 8 Dikenakan Biaya Mandiri
Pengajuan ini sudah ada yang berhasil dan saat ini telah dibangun 200 unit huntap oleh Yayasan Buda Tzu Chi.
“Saat ini ada 200 unit di lahan HGU yang dibangun Budha Tzu Chi, ke depan ada 300 unit lagi di Kota Kualasimpang,” ujar Armia Pahmi.
Baca juga: Mengenal Bus ALS, PO Bus Tertua Lintas Sumatera Alami Kecelakaan Maut di Sumsel, 16 Tewas Terbakar
Prioritas Pembangunan huntap ini bukan berarti Pemkab Aceh Tamiang melupakan pembenahan sektor lain.
Seiring pembangunan ini pemerintah daerah juga menggenjot percepatan pemulihan di sektor pendidikan, kesehatan, jembatan, jalan dan program pemulihan ekonomi masyarakat.(*)
| Pembukaan Lahan Kebun Sawit Nyaris Picu Kebakaran di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Pembukaan Lahan Kebun Kelapa Sawit Nyaris Picu Kebakaran Lahan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Dana Desa Dievaluasi, Camat Kota Kualasimpang Tekankan Akuntabilitas |
|
|---|
| RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Terapkan Pergub JKA, Pasien Desil 8 Dikenakan Biaya Mandiri |
|
|---|
| Enam Bulan Pascabencana, BPN Aceh Tamiang Kembali Buka Pelayanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Armia-Pahmi-sambangi-RSUD.jpg)