Rabu, 15 April 2026

Banjir Landa Aceh

Warga Tamiang Terisolir, Haji Uma Surati BNPB, Bantuan 2 Ton Sembako Di-dropping Melalui Udara

Ribuan keluarga kini hanya bergantung pada bantuan yang belum juga tiba karena jalur darat tidak dapat dilalui ke Bendahara Aceh Tamiang

Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
Anggota DPD RI Dapil Aceh, H. Sudirman Haji Uma, S.Sos., menyurati BNPB dan meminta agar pengiriman bantuan logistik segera dilakukan melalui airdrop. Karena lebih dari 43.000 warga berada dalam situasi rentan tanpa akses makanan, air bersih, dan bantuan medis di Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, setelah banjir besar memutus seluruh akses transportasi dan membuat 33 desa terisolir. Bantuan yang diminta akhirnya direspons BNPB. Sebanyak 2 ton logistik di-dropping melalui udara dan berhasil menjangkau desa-desa yang sebelumnya terputus total.  

SERAMBINEWS.COM, ACEH TAMIANG - Situasi darurat kemanusiaan tengah berlangsung di Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, setelah banjir besar memutus seluruh akses transportasi dan membuat 33 desa terisolir. 

Ribuan keluarga kini hanya bergantung pada bantuan yang belum juga tiba karena jalur darat tidak dapat dilalui. 

Di tengah kondisi yang semakin memburuk, Anggota DPD RI Dapil Aceh, H. Sudirman Haji Uma, S.Sos., menyurati BNPB dan meminta agar pengiriman bantuan logistik segera dilakukan melalui airdrop.

Laporan yang diterima Haji Uma menggambarkan kondisi yang sangat kritis. Lebih dari 43.000 warga berada dalam situasi rentan tanpa akses makanan, air bersih, dan bantuan medis. 

Jaringan internet, listrik, serta PDAM ikut terputus, membuat komunikasi darurat hampir mustahil dilakukan.

Baca juga: Dari Pantai Timur, Haji Uma Menerobos Geumpang Pidie, Menyalurkan Bantuan ke Aceh Barat

Logistik warga dilaporkan telah habis sejak kemarin; sebagian pengungsi bahkan tidak lagi makan, dan satu korban jiwa telah dikonfirmasi di Desa Bandar Kalipa.

Melihat keparahan situasi, Haji Uma menyampaikan kegelisahan sekaligus desakan agar BNPB bertindak cepat.

“Saya menerima laporan langsung bahwa ribuan warga kini benar-benar terisolir, tanpa akses makanan, air bersih, maupun bantuan medis. 

Kondisinya sudah sangat kritis dan tidak bisa menunggu waktu lama. Saya mendesak BNPB untuk segera melaksanakan airdrop guna menyelamatkan nyawa para pengungsi,” ujarnya.

Baca juga: Saat Antar Bantuan Untuk Korban Banjir, Anggota DPD RI Haji Uma Diminta Peusijuek Toko Baru Buka

Menunggu bantuan udara

Sebagai wilayah yang terisolasi total, Bendahara tidak memiliki pilihan selain menunggu bantuan udara.

Airdrop dinilai sebagai langkah paling cepat dan paling memungkinkan untuk memastikan makanan siap saji, air minum, air bersih, selimut, serta obat-obatan dapat menjangkau para pengungsi. 

Titik penurunan logistik yang diusulkan berada di lapangan belakang Polsek Sungai Iyu, Desa Alur Cantik, yang dinilai strategis dan aman untuk distribusi lanjutan.

Bantuan yang diminta akhirnya direspons BNPB. Sebanyak 2 ton logistik di-dropping melalui udara dan berhasil menjangkau desa-desa yang sebelumnya terputus total. 

Masyarakat Bendahara menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.

Baca juga: Haji Uma Ditemani Mayor Daud Seberangi Sungai dan Distribusi Bantuan ke Wilayah Terisolir di Bireuen

“Kami masyarakat Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang mengucapkan terima kasih kepada Tgk. Haji Sudirman (Tgk. Haji Uma) dan BNPB atas bantuan logistik yang didrop melalui udara. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved