Banjir Landa Aceh
USK Sebar 6 Titik Posko dan Dapur Umum, Mulai Tamiang hingga Aceh Tenggara
"Penetapan lokasi posko dan dapur umum dilakukan melalui asesmen mendalam, dan bersifat adaptif terhadap kondisi lapangan,"
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satuan Tugas (Satgas) Respons Senyar Universitas Syiah Kuala (USK) mengumumkan peta sebaran posko dan dapur umum yang telah dibentuk secara strategis untuk mendukung penanganan bencana di berbagai wilayah Aceh.
Kantor pusat Satgas USK, yang diaktifkan sejak 28 November 2025 di Gedung Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), Banda Aceh, berfungsi sebagai titik koordinasi utama yang mengatur mobilisasi, distribusi logistik, hingga pendampingan psikososial.
Dari pusat inilah, penguatan respons lapangan dilakukan secara bertahap dengan membangun empat posko utama dan dua dapur umum untuk memastikan layanan kemanusiaan menjangkau titik-titik terdampak secara cepat.
"Penetapan lokasi posko dan dapur umum dilakukan melalui asesmen mendalam, dan bersifat adaptif terhadap kondisi lapangan," kata Ketua Satgas USK, Prof Syamsidik.
Baca juga: USK Kembali Kirim Relawan ke Pidie Jaya–Bireuen, Kini Gandeng UPN Veteran Jakarta
Jaringan posko Satgas USK pertama kali beroperasi di RSUD Meureudu, Pidie Jaya, yang diperkuat oleh Sub-Posko UKM PA Leuser untuk wilayah sulit.
Perluasan berlanjut pada 7 Desember 2025 dengan pembukaan Posko Bersama USK–Almuslim–PNL di Kampus Universitas Almuslim, Bireuen, sebagai representasi kolaborasi antar-perguruan tinggi.
Jaringan respons kemudian diperluas secara signifikan ke dataran tinggi tengah Aceh melalui pembukaan Posko 3 USK di Puskesmas Blang Rakal, Bener Meriah 11 Desember 2025, yang berfungsi sebagai pusat dukungan kesehatan di kawasan pegunungan.
Baca juga: Jangka Bireuen Porak-poranda, 46 Rumah Hilang, 2.682 Rusak, Fasilitas Umum dan Boat Nelayan Hancur
Menyusul peningkatan kebutuhan di wilayah timur Aceh, Satgas USK juga akan mengaktifkan Posko 4 di Kuala Simpang, Aceh Tamiang, pada 15 Desember 2025, guna mengoptimalkan distribusi logistik di sana.
Dapur umum
Selain posko kesehatan dan koordinasi, Satgas USK juga menyiapkan dukungan pemenuhan kebutuhan pangan bagi penyintas.
Dapur Umum 1 telah beroperasi sejak 11 Desember 2025 di Masjid Agung Blang Kejeren, Gayo Lues, untuk memastikan ketersediaan makanan harian.
Kemudian, Dapur Umum 2 diproyeksikan segera dibuka di Kutacane, Aceh Tenggara, sebagai respons terhadap tingginya kebutuhan populasi terdampak di wilayah perbatasan Sumatra.(mun)
Baca juga: Krisis LPG dan Listrik Perparah Dampak Banjir, Syech Muharram Desak Pemerintah Pusat Bertindak Tegas
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
| Tim BNPB Data Lokasi Pembangunan Rumah Korban Banjir di Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/USK-Kirimkan-Tim-Medis-di-Tiga-Kabupaten-Termasuk-Dokter-Spesialis_.jpg)