Rabu, 10 Juni 2026

Banjir Landa Aceh

Tudingan Bantuan Logistik Dirampas, Begini Penjelasan Danrem Lilawangsa

Tudingan Bantuan Logistik Dirampas, Begini Penjelasan Danrem 011 Lilawangsa 

Tayang:
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran yang merupakan putra asli Aceh itu membantah keras atas tudingan terhadap prajurit TNI telah merampas bantuan. 

“Saya Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, membantah keras atas tuduhan kepada anggota TNI, merampas bantuan yang ada. Salah itu” tegasnya kepada sejumlah wartawan di Korem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, Minggu (14/12/2025).

Danrem Ali Imran menegaskan, bahwa TNI melaksanakan perintah dari Polkam dan dan BNPB untuk mengamankan logistik yang turun dari Pelabuhan dan dibawa ke Korem sebagai Posko Bencana yang telah ditetapkan oleh BNPB.

“TNI hanya menjalankan tugas membantu mengangkat bantuan dari pelabuhan ke posko terpadu yang dipimpin oleh BNPB. Kemudian bantuan ini akan distribusikan ke wilayah-wilayah,” sebutnya.

Baca juga: Cerita Serma Edi Ke Danrem Lilawangsa, Istri dan Ketiga Anaknya Tertimbun Longsor di Aceh Tamiang

Mantan Perwira Kopassus yang mumpuni tugas itu sangat memahami Aceh.

“Sistem pengambilan tercatat, barang masuk dan bantuan keluar, keuchik, camat datang didampingi Babinsa dan Babinkatibmas ambil bawak,” jelasnya.

Menurutnya, upaya ini bertujuan agar semua masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan bantuan yang adil dan merata. 

“Biar kita bisa mendata dengan jelas, Desa mana yang sudah dapat dan mana yang belum.

“Jangan sampai terjadi ada desa yang tidak mendapatkan bantuan, misal, ada desa yang mengaku belum dapat bantuan, namun setelah di cek, ternyata sudah berulang kali dapat. Sedangkan masih ada desa lain yang belum dapat bantuan, jadi kita atur dengan jelas,” imbuhnya.

Demi menjalakan amanah dan pengabdian kepada masyarakatnya, Danrem berpengalaman Intelijen TNI itu, mengaku sejak terjadi bencana alam melanda Aceh khususnya, Dirinya terus berupaya untuk membantu kesulitan masyarakat. 

Baca juga: Sudah Sepekan, Sarah Raja belum Tersentuh Bantuan, Danrem: tak Terjangkau Jalan Darat Harus Airdrop

Bahkan sampai saat ini, berlangsung tiga minggu ini, Ia mengatakan, bersama para prajuritnya terus berjuang dan berupaya keras apa yang dapat dikerjakan dalam penanggulangan pasca benca menuju pemulihan.

“Ya tidak ada niat kami untuk merampas, saya sudah tiga minggu jungkir balik nih, saya orang Aceh, tidak mungkinlah, saya mau merampas bantuan untuk masyarakat saya sendiri,” tegasnya lagi.

Dikatakannya, bantuan ini untuk seluruh daerah terdampak bencana di dua belas Kabupaten Kota yang ada di wilayah kerjanya.

Termasuk Bener Meriah, Aceh Tengah dan Kabupaten Gayo Lues yang masih melalui jalur udara “AirDrop”.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved