Jumat, 1 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Wali Nanggroe Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Banjir Aceh

Para tamu undangan larut dengan lantunan zikir dan doa bersama kepada para korban bencana alam di Aceh

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Indra Wijaya
LEPAS MOBIL BANTUAN - Wali Nanggroe Aceh, PYM Tgk Malik Mahmud Al-Haythar melepas mobil bantuan makanan untuk korban banjir di Pidie dan Pidie Jaya saat kegiatan Aceh Berzikir dan Doa Bersama di Halaman Gedung Wali Nanggroe Aceh, Senin (16/12/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Lembaga Wali Nanggroe menggelar Aceh Berzikir, Doa Bersama setra aksi solidaritas untuk korban bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Gedung Wali Nanggroe Aceh, Senin (16/12/2025).

Kegiatan tersebut juga dibalut dengan peringatan Maulid Raya Nabi Muhammad SAW. 

Para tamu undangan larut dengan lantunan zikir dan doa bersama kepada para korban bencana alam di Aceh.

Zikir dan doa bersama itu dipimpin oleh Pimpinan Dayah Khamsarul Anwar, Abu Dr Sirajuddin Saman MA, dan Penceramah Tgk Akmal Abzal SHi MA.

Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haythar, mengatakan, selain dzikir bersama, pihaknya juga membuka donasi untuk para korban terdampak banjir. 

Baca juga: Wagub Aceh Fadhlullah Minta Bantuan Untuk Korban Banjir Segera Disalurkan, Jangan Ditumpuk di Gudang

Bantuan dapat diserahkan langsung ke Posko Bantuan Bencana Hidrometeorologi yang berlokasi di Halaman Gedung Lembaga Wali Nanggroe, mulai tanggal 13 s.d 16 Desember 2025.

Dalam kegiatan itu Wali Nanggroe turut melepas keberangkatan mobil yang mengangkut makanan untuk para pengungsi di Pidie dan Pidie Jaya.

Bantuan tersebut akan didistribusikan bekerjasama dengan Lembaga resmi penanggulangan bencana sehingga penyaluran bantuan dapat tersalurkan secara tepat, cepat dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Wali juga menerima secara simbolis bantuan berupa uang tunai dari Majelis Tuha Peut, Majelis Fatwa dan Tuha Lapan Wali Nanggroe sebesar Rp 52 juta, Sekretariat Wali Nanggroe Rp 25 juta dan bantuan dari Pimpinan RS Putri Bidari Aceh Rp 10 juta.

Baca juga: 27 Tahun Bersama Atalia Praratya Kini Gugat Cerai RK, Ini Kisah Cinta yang ‘Kalahkan’ Puluhan Lelaki

"Aceh saat ini dalam suasana duka mendalam akibat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah. 

Kerusakan infrastruktur, korban jiwa, serta penderitaan masyarakat menjadi kenyataan pahit yang harus dihadapi bersama," kata Wali Nanggroe.

Momentum refleksi persatuan umat dan kepedulian sosial

Menurutnya, duka yang melanda Aceh dan Sumatra merupakan duka bangsa Indonesia. 

Musibah ini menuntut kehadiran negara secara nyata serta solidaritas nasional yang kuat. 

Baca juga: 194 Ribu Pelanggan di Aceh Belum Bisa Nikmati Listrik, ESDM Perkuat PLTD Lueng Bata Banda Aceh

"Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi seremoni kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga momentum refleksi persatuan umat dan kepedulian sosial," ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved