Jumat, 1 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Penyambungan Jembatan Kutablang Bireuen Diperkirakan Tuntas dan Bisa Dipakai Rabu, 24 Desember 2025

Penyambungan jembatan bailey dengan sisa Jembatan Kutablang pada lintasan jalan nasional Banda Aceh–Medan terus dikebut.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
angkapan Layar YouTube ABC News/Yusmandin Idris
JEMBATAN KUTABLANG - Puluhan personel TNI dari Zipur 16 Indrapuri, Zidam Kodam Iskandar Muda dan lainnya, Rabu (17/12/2025) terlihat berjibaku menyelesaikan berbagai pekerjaan di jembatan Kutablang, Kabupaten Bireuen. 

Ringkasan Berita:
  • Penyambungan Jembatan Kutablang di jalur nasional Banda Aceh–Medan ditargetkan selesai dan bisa dilintasi kendaraan pada 24 Desember 2025.
  • Saat ini penyambungan telah mencapai 66 meter dan masih kurang sekitar empat meter, disertai penguatan tebing dan abutment dengan kapasitas beban maksimal 30 ton.
  • Pekerjaan dikebut oleh Kementerian PUPR, BPJN Aceh, PT Adhi Karya, dan personel TNI, sementara penyeberangan sungai masih dilayani menggunakan boat.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Penyambungan jembatan bailey dengan sisa Jembatan Kutablang pada lintasan jalan nasional Banda Aceh–Medan terus dikebut.

Jika tidak ada kendala, jembatan tersebut diperkirakan dapat dilintasi kendaraan Rabu (24/12/2025).

Hal itu disampaikan Danpos tim pembangunan jembatan, Letda CZI Saifullah, bersama Asisten BMN Fahruddin dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1, didampingi PPK 1.3 Provinsi Aceh Isnanda, kepada Serambinews.com di lokasi Jembatan Kutablang, Rabu (17/12/2025).

Ia menjelaskan, Kementerian PUPR bersama BPJN Aceh, PT Adhi Karya, serta personel TNI AD dari satuan Zipur dan Zidam Kodam Iskandar Muda terus bekerja menyelesaikan pembangunan jembatan darurat yang sangat dinantikan masyarakat.

Selain Jembatan Awe Geutah Paya–Teupin Reudeup di Peusangan Selatan, pemasangan jembatan bailey di Kutablang, jalan nasional Banda Aceh–Medan juga telah dimulai sejak beberapa hari lalu dan kini memasuki tahap akhir.

“Jika tidak ada halangan, mudah-mudahan Rabu 24 Desember sudah tuntas dan bisa dilewati kendaraan,” ujar Letda Saifullah.

Baca juga: Jalur Alternatif Bireuen–Lhokseumawe Bisa Dilintasi Besok, Puluhan Kendaraan Parkir Dekat Jembatan

Ia menambahkan, saat ini penyambungan telah mencapai 66 meter dan masih membutuhkan sekitar empat meter lagi.

Selain itu, akan dilakukan penguatan tebing di sisi timur dengan pemasangan besi pengaman guna memperkuat abutment, sehingga jembatan mampu menahan beban hingga 30 ton.

“Kami berharap nantinya setiap kendaraan mematuhi batas maksimal 30 ton agar tidak menimbulkan masalah saat melintas,” katanya.

Pantauan Serambinews.com, puluhan personel TNI dari Zipur 16 Indrapuri dan Zidam Kodam Iskandar Muda tampak berjibaku menyelesaikan pekerjaan.

Alat berat dan forklift digunakan untuk mengangkut material dari sisi barat ke bagian tengah jembatan. Sebagian besar rangka jembatan telah dirangkai dan siap didorong ke posisi pemasangan.

Sementara itu, arus penyeberangan warga melalui sungai masih berjalan normal dengan belasan boat yang hilir mudik mengangkut penumpang dan barang.

Baca juga: Anggaran Peringatan HUT Bener Meriah Hampir Rp 1 Miliar Dialihkan ke Penanganan Bencana

Sebelumnya diberitakan, Jembatan Rangka Baja Kutablang merupakan satu dari 27 jembatan yang putus akibat banjir baru-baru ini, delapan di antaranya adalah jembatan rangka baja. (*)

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved