Banjir Landa Aceh
539 Nakes dan 33 Tim EMT Terpadu Diterjunkan ke Seluruh Lokasi Bencana di Aceh
Selain itu, sebanyak 33 unit Emergency Medical Team (EMT) Terpadu turut dikerahkan khusus untuk menangani kasus kedaruratan medis di titik-titik
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat masa pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana hidrometeorologi di Serambi Mekkah.
Guna memperkuat layanan kesehatan di lapangan, Sekda Aceh M Nasir menegaskan bahwa pemerintah telah memobilisasi ratusan tenaga kesehatan (nakes) yang terbagi ke dalam beberapa gugus tugas strategis.
Saat ini, sebanyak 539 nakes yang terhimpun dalam 55 tim telah diterjunkan secara tersebar ke sembilan kabupaten/kota terdampak.
Selain itu, sebanyak 33 unit Emergency Medical Team (EMT) Terpadu turut dikerahkan khusus untuk menangani kasus kedaruratan medis di titik-titik paling kritis, mulai dari Pidie Jaya, Bireuen, hingga Aceh Tenggara.
Baca juga: Percepat Pemulihan Pasca Bencana, HRD Kembali Boyong Kementerian PU dan Kementerian PKP ke Aceh
Menurutnya, langkah penguatan ini juga diperluas dengan kehadiran 573 tenaga medis tambahan yang tergabung dalam 58 tim relawan lintas sektor.
Tim besar ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian Kesehatan, aliansi dokter dan apoteker seluruh Indonesia, perguruan tinggi, serta berbagai rumah sakit dan LSM swadaya. Saat ini, para relawan medis tersebut telah mencapai lokasi-lokasi pengungsian untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi para penyintas bencana berjalan optimal dan menyeluruh.
Kehadiran tim medis ini tidak hanya terpusat di fasilitas formal, tetapi juga melalui pendirian posko-posko layanan kesehatan darurat di lokasi pengungsian guna memantau kondisi fisik dan mental para penyintas.
"Tim relawan kesehatan ini adalah gabungan dari seluruh elemen kesehatan di Indonesia.
Kehadiran mereka sangat krusial untuk memastikan masyarakat di daerah terisolir seperti Aceh Tengah dan Gayo Lues tetap mendapatkan akses pengobatan di tengah keterbatasan aksesibilitas," ujar M Nasir. (*)
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
| Tim BNPB Data Lokasi Pembangunan Rumah Korban Banjir di Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sekda-Aceh-M-Nasir-0512.jpg)