Senin, 11 Mei 2026

Info Unigha

Institut Ilmu Kesehatan & Teknologi Nurdin Abdurrahman di Pidie Terbentuk, Terima SK Kemdiktisaintek

Penyerahan ini menandai pengakuan resmi pemerintah terhadap keberadaan dan legalitas INAR sebagai perguruan tinggi berbentuk

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
INAR TERBENTUK - Ketua Yayasan Pembangunan Jabal Gafur Sigli T Yasman Saputra bersama jajaran rektor berfoto bersama setelah Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Nurdin Abdurrahman (INAR) melaksanakan prosesi peresmian berdirinya perguruan tinggi ini pada, Selasa (23/12/2025). 

Penyerahan ini menandai pengakuan resmi pemerintah terhadap keberadaan dan legalitas INAR sebagai perguruan tinggi berbentuk 


 SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Nurdin Abdurrahman (INAR) melaksanakan prosesi peresmian berdirinya perguruan tinggi ini pada, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan itu berlangsung di gedung Nurdin Abdurrahaman, Keunire, Sigli, Aceh. 

Acara ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Aceh, khususnya dalam bidang kesehatan dan teknologi, serta sebagai wujud komitmen Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 

SK pembentukan Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Nurdin Abdurrahman (INAR) dengan nomor 1082/B/O/2025 ini diterima langsung oleh Ketua Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur, T. Yasman Saputra, S.H., M.H., dan didampingi oleh Pj. Rektor INAR, Drs. Syamsuddin, M.Kes., yang diserahkan langsung oleh kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T. 

Penyerahan ini menandai pengakuan resmi pemerintah terhadap keberadaan dan legalitas INAR sebagai perguruan tinggi berbentuk institut di Kabupaten Pidie, Sigli. 

Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Nurdin Abdurrahman (INAR) merupakan hasil penggabungan dua perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Jabal Ghafur dan Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Jabal Ghafur. 

Penggabungan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, mengintegrasikan keunggulan bidang kesehatan dan teknologi, serta meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Melalui pembentukan INAR, diharapkan tercipta institusi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembangunan nasional, khususnya dalam menjawab tantangan transformasi digital dan layanan kesehatan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Kemdiktisaintek. 

Ia menegaskan bahwa terbitnya SK pembentukan ini merupakan hasil dari proses panjang, kerja kolektif, serta komitmen yayasan dalam meningkatkan mutu dan akses pendidikan tinggi, khususnya di bidang kesehatan dan teknologi. 

Adapun Prodi-prodi yang berada di bawah INAR terdiri dari 6 prodi, yaitu D3-Keperawatan, D3-Sanitasi, D3-Manajemen Informatika, S1-Farmasi Klinis, S1-Kesehatan Lingkungan, dan S1-Ilmu Komputer.

“SK pembentukan ini bukan hanya pengakuan administratif, tetapi juga amanah besar untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, sumber daya manusia, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. 

Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Nurdin Abdurrahman (INAR) diharapkan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Pidie dan Aceh, bahkan Indonesia,” ujarnya. 

Asisten I Pemerintahan Kabupaten Pidie yang hadir mewakili Bupati Pidie, Dr. Drs. Nadhar Putra, M.Si., dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam pengembangan bidang pendidikan di Kabupaten Pidie sejak masa awal pendiriannya yang digagas oleh Drs. Nurdin Abdurrahman, M.Si. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved