Minggu, 26 April 2026

Banjir Landa Aceh

Pakai Perahu, Tim Dinkes Nagan Raya Terobos Desa Terisolir Banjir Bandang

"Karena hubungan transportasi kami kini terputus, perahu yang ada juga hanya beroperasi siang hari, jadi kalau warga kami sakit malam hari sangat...

Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Dok Dinkes
Tim Dinkes Nagan Raya menyerahkan bantuan untuk warga Dusun Blang Tripa, Alue Wakie, Rabu. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Nagan Raya menurunkan tim ke Dusun Blang Tripa Desa Alue Wakie atau Gunong Kong, Kecamatan Darul Makmur.

Desa yang dikunjungi merupakan daerah terjangan banjir bandang pada 26 November 2025 menyebabkan akses jembatan rangka baja sepanjang 135 meter putus.

Menuju dusun tersebut, tim Dinkes terpaksa menggunakan rakit memastikan kondisi warga serta menyerahkan hyegiene kit seperti pasta gigi, sikat gigi dan sabun mandi, Kamis (25/12/2025).

Kadus Blang Tripa Gampong Alue Wakie, Syarifuddin mengharapkan kepada Dinas Kesehatan untuk membuat posko kesehatan atau memberikan pelayanan kesehatan minimal seminggu sekali kepada warganya di dusunnya.

"Karena hubungan transportasi kami kini terputus, perahu yang ada juga hanya beroperasi siang hari, jadi kalau warga kami sakit malam hari sangat kesusahan," jelasnya.

Dikatakan, warga yang kini terisolir ada 62 KK dan 128 jiwa, anak anak dan lansia juga banyak.

"Warga juga memohon bantuan kelambu karena kami tinggal di kaki gugung sangat banyak nyamuk dan warga sering demam," ujarnya.

Baca juga: Sekda Aceh Instruksikan Pemkab Bireuen Percepat Pendataan Rumah Korban Banjir

Dalam kesempatan ini, Kadinkes Nagan Raya Hj Syarifah Burhani menugaskan Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Safrizal SKM untuk melakukan pemantauan langsung ke lokasi melihat perkembangan kesehatan masyarakat terdampak banjir di desa terisolir ini.

"Respons darurat sudah pernah dilakukan oleh tenaga kesehatan berupa pelayanan kesehatan dan memberikan dukungan higiene kit seperti pasta gigi, sikat gigi dan sabun mandi," katanya.

Ia berharap warga tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit.

"Penyakit seperti ISPA, diare, malaria, dan gatal gatal akan berjangkit di daerah paska bencana seperti ini," jelasnya.

Di sana seminggu sekali dikunjungi untuk pelayanan kesehatan oleh Puskesmas Alue Rambot (Posko mobile).

"Pak sekda sudah mengizinkan bangunan sekolah untuk digunakan sebagai posko kesehatan," ujarnya.(*)

 

 

 

 

 

 


 

 
 
 

 
 
 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved