Banjir Landa Aceh
Masjid Jamik Al Mabrur Samalanga Lenyap Disapu Banjir Bandang
Di lokasi hanya terlihat patahan beton dan rangka bangunan yang berserakan.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
Keuchik Mideun Jok, Faisal, mengatakan banjir bandang sebulan lalu menyebabkan banyak fasilitas umum dan rumah warga terendam lumpur dengan ketinggian rata-rata mencapai sekitar 80 sentimeter.
Masjid dan meunasah Desa Cot Meurak Blang menjadi bangunan yang paling parah terdampak.
Faisal yang juga tokoh masyarakat setempat menyebut masjid tersebut memiliki nilai sejarah tinggi.
Warga bahkan menyebutnya sebagai Masjid Tuha karena diyakini telah berdiri ratusan tahun dan menjadi pusat ibadah serta pendidikan masyarakat.
“Masjid ini bukan sekadar bangunan. Ini sejarah, martabat, dan kenangan dari generasi ke generasi. Banyak ulama pernah mengajar di sana,” ungkapnya.
Tak jauh dari lokasi masjid, sebuah meunasah yang selama ini digunakan sebagai tempat pengajian anak-anak dan musyawarah warga juga mengalami kerusakan serupa dan hilang terseret banjir.(*)
| Tim Pemkab Nagan dan DPRK Temui Satgas PRR di Kemendagri, Perjuangkan Bantuan Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Aceh Utara Siapkan 7 Lokasi Huntap |
|
|---|
| Pemkab Sosialisasi Dana Stimulan Bagi Korban Banjir Bandang di Bandarpusaka |
|
|---|
| Diterjang Banjir Puluhan Dapur Bata di Bireuen Hancur, Warga Menjerit Minta Dukungan Pemerintah |
|
|---|
| Banjir Luapan Kepung Pidie Jaya, Jalan Nasional Terganggu Hingga Mobil Terjebak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Banjir-uehjee.jpg)