Minggu, 3 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Tim PKM TDB FK, FKep, MIPA USK Layani lebih 2.000 Warga di 3 Kabupaten

Sebanyak 412 warga mendapatkan pelayanan kesehatan mulai dari bayi hingga lanjut usia.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: IKL
SERAMBINEWS.COM/IST
LAYANI WARGA ¬- BERI LAYANAN – Tim relawan Fakultas Kedokteran, Fakultas Keperawatan dan FMIPA Universitas Syiah Kuala (FK–FKep-FMIPA USK) saat memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat rentan di wilayah Aceh Utara, Aceh Tamiang dan Pidie Jaya. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana (PKM TDB) Fakultas Kedokteran, Fakultas Keperawatan, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala (FK–FKep–FMIPA USK) kembali melanjutkan pelaksanaan aksi kemanusiaan Batch 2 Gelombang 3 berupa skrining Kesehatan dan penanganan penyakit pascabencana hidrometeorologi bagi masyarakat rentan di Aceh.

Aksi mereka menyasar 3 kabupaten, yaitu Aceh Utara, Aceh Tamiang dan Pidie Jaya. Kegiatan gelombang 1 dan 2 melayani 1.400 korban dan kegiatan di gelombang 3 ini berlangsung pada Jumat, 26-27 Desember 2025, bertempat di Desa Matang Linya, Kabupaten Aceh Utara. 

Dalam pelaksanaannya, tim memberikan layanan skrining kesehatan, pengobatan massal, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi masyarakat rentan, serta tindakan perawatan luka abses.

Baca juga: Mobilisasi Tim Kesehatan USK Jangkau Wilayah Terisolasi Terdampak Siklon Senyar

Sebanyak 412 warga mendapatkan pelayanan kesehatan mulai dari bayi hingga lanjut usia. Selain itu, tercatat dua orang ibu hamil turut memperoleh layanan kesehatan. 

kes_2_31
LAYANI WARGA ¬- BERI LAYANAN – Tim relawan Fakultas Kedokteran, Fakultas Keperawatan dan FMIPA Universitas Syiah Kuala (FK–FKep-FMIPA USK) saat memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat rentan di wilayah Aceh Utara, Aceh Tamiang dan Pidie Jaya.

Koordinator di Aceh Utara Dr. dr. Dedy Syahrizal, M. Kes, Wakil Dekan Bidang sumber daya dan keuangan Fakultas Kedokteran juga sekaligus ketua PKM mengatakan bahwa kegiatan ini difokuskan pada penanganan masalah kesehatan yang umum muncul pascabencana hidrometeorologi.

“Pascabencana hidrometeorologi, masyarakat sangat rentan mengalami gangguan kesehatan, baik penyakit infeksi maupun penyakit tidak menular. Melalui skrining cepat dan pengobatan langsung di lokasi, kami berupaya mencegah kondisi kesehatan masyarakat menjadi lebih buruk,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sepuluh jenis penyakit terbanyak yang ditemukan di lokasi kegiatan antara lain common cold, hipertensi, diare, dispepsia, low back pain (LBP), mialgia, pruritus, tinea corporis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta gingivitis.

Sedangkan kegiatan PKM Di Aceh Taming berpusat di desa Tanjung Mancang Kecamatan Kejuruan Muda dari tanggal  24-27 Desember 2025 yang dikoordinasikan oleh wakil dekan Akademik Fakultas Keperawatan Dr. Ners. Darmawati, S. Kep.,M. Kep.,Sp.Mat  Bersama dengan anggota Timnya.

Baca juga: Fakultas Kedokteran USK Perkuat 24 Puskesmas Terdampak Siklon Tropis Senyar 2025

Penyakit yang ditemukan mencerminkan kondisi lingkungan pascabencana yang berdampak langsung terhadap kesehatan warga.

Pengobatan yang dilakukan pada 233 masyarakat pada berbagai kelompok rentan dengan mayoritas penyakit ISPA, dan penyakit menular dan tidak menular lainnya, seperti; Hipertensi, Diabetes Mellitus, penyakit kulit, diare, pneumonia, otitis media, Caries Dentis, Dyspepsia, Cefalgia dan ulcus. Home visit juga dilakukan bagi Masyarakat rentan terutama lansia yang tidak bisa pergi ke posko Kesehatan.

"Kehadiran Tim gelombang 3 di Aceh Tamiang merupakan wujud kepedulian civitas academica USK terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Melalui aksi tanggap darurat ini, kami berharap dapat membantu mengurangi risiko kesehatan pascabencana dan memberikan pertolongan medis yang dibutuhkan oleh masyarakat," ujar Darmawati selaku ketua tim FK-FKep-MIPA USK.

Kegiatan di Aceh Utara juga adanya serah terima Aset Berupa oksigen konsentrator, star link, alat-alat Kesehatan seperti autocheck, bak instrument, glukocek, gunting perban, pinset, thermometer, timbangan digital, timbangan bayi, pengukuran tinggi badan. 

Baca juga: Bantu Korban Terdampak Banjir, Fakultas Kedokteran Gigi USK Layani Kesehatan Warga Aceh Tamiang 


Begitu juga di Aceh Tamiang memberikan obat-obatan dan alat-alat kesehatan kepada Dinkes Kabupaten Aceh Tamiang dan Organisasi Profesi Keperawatan (PPNI).

Melalui kegiatan tanggap darurat ini, Universitas Syiah Kuala menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya penanganan kesehatan masyarakat pascabencana sebagai wujud pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan kepedulian terhadap kemanusiaan serta sebagai realisasi hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek Batch 2 Bidang Kesehatan Tahun 2025.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved