Jumat, 24 April 2026

Banjir Landa Aceh

Pasca Banjir, Warga Bireuen Banyak Diserang ISPA hingga Diare

Selama sebulan pasca banjir tambahnya, tim medis mendapatkan penyakit tertinggi ISPA, penyakit kulit dan diare.

|
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Bertahan – Seribuan warga Gampong Raya Dagang Peusangan, Bireuen hingga Sabtu (20/12/2025) masih bertahan di pengungsian karena rumah mereka rusak dan penuh lumpur. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pasca banjir bandang berbagai jenis penyakit akan muncul dikhawatirkan menyerang masyarakat, terutama di lokasi pengungsian.

Masyarakat diharapkan menjaga kebersihan dan apabila muncul gejala berbagai penyakit segera periksa ke pusat pelayanan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Kadiskes Bireuen, dr Irwan kepada Serambinews.com, Kamis (1/1/2026) menyangkut kondisi pengungsi dan masyarakat pasca bencana alam banjir bandang

Kadiskes menyebutkan, penyakit pasca bencana banjir umumnya akan didapatkan penyakit kulit, ispa, diare dan ada kemungkinan muncul penyakit leptospirosis, penyakit bakteri yang juga dikenal dengan beberapa nama lain, termasuk demam. 

Selama sebulan pasca banjir tambahnya, tim medis mendapatkan penyakit tertinggi ISPA, penyakit kulit dan diare.

Antisipasi hal tersebut, tim medis terus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Mencegah ISPA, masyarakat agar menggunakan alat pelindung diri seperti masker, upaya mencegah penyakit diare diharapkan masyarakat bersedia untuk diberi izin sumurnya di kaporisasi karena ini sangat penting mensterilkan air sumur yang sudah tercemar saat terjadinya banjir. 

Menjawab Serambinews.com, penyakit leptospirosis, Kadiskes mengatakan, seseorang mengalami demam tinggi, sakit kepala  dan nyeri otot terutama di betis, salah satu penyakit yang membahayakan.

Kadiskes Bireuen, dr Irwan
Kadiskes Bireuen, dr Irwan (Dok Humas)

Baca juga: 200-an Rumah Warga Kutablang-Bireuen Masih Tertimbun Lumpur

Apabila ada gejala tersebut, tim medis akan mengambil sampel dan melakukan pemeriksaan  di laboratorium dan hingga saat ini belum ada di Bireuen.  

Mencegah penyakit, maka diharapkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan memakai masker saat bepergian serta langkah lainnya sebagai upaya mencegah penyakit pasca banjir. (*) 


 
 

 
 
 

 
 
 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved