Breaking News
Kamis, 16 April 2026

Peristiwa

Petani Aceh Timur Diterkam Buaya Saat Pulang Meladang, Perahu Terbalik

Seorang petani bernama Hasan (50) hilang diterkam buaya, saat pulang meladang pada, Sabtu (3/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Informasi didapatkan

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Maulidi Alfata
DITERKAN BUAYA - Seorang petani bernama Hasan (50) hilang diterkam buaya, saat pulang meladang pada, Sabtu (3/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Informasi didapatkan Serambi, Hasan yang merupakan warga Dusun Dataran Indah, Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, menyebrangi sungai dengan anak dan keponakannya. 
Ringkasan Berita:
  • Hasan bersama anaknya Ali (25) dan keponakannya Aji (26), sedang dalam perjalanan pulang dari ladangnya menggunakan sampan sampan.
  • Tiba dikawasan Lubuk Kanis, aliran sungai Peunaron, tiba-tiba seekor buaya mundur dari arah samping dan langsung menerkam Hasan, serangan mendadak itu membuat owrahu mereka terbalik, hingga ketiga penumpang perahu jatuh ke dalam sungai

 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Seorang petani bernama Hasan (50) hilang diterkam buaya, saat pulang meladang pada, Sabtu (3/1) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat kejadian, Hasan yang merupakan warga Dusun Dataran Indah, Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, menyeberangi sungai dengan anak dan keponakannya.

Kapolsek Sumber Kapolsek Serbajadi AKP Sudirman, menjelaskan bahwa Hasan bersama anaknya Ali (25) dan keponakannya Aji (26), sedang dalam perjalanan pulang dari ladangnya menggunakan sampan sampan

Tiba di kawasan Lubuk Kanis, aliran sungai Peunaron, tiba-tiba seekor buaya mundur dari arah samping dan langsung menerkam Hasan, serangan mendadak itu membuat perahu mereka terbalik, hingga ketiga penumpang jatuh ke dalam sungai.

"Anak dan keponakan korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke pinggir sungai. Namun, korban langsung diseret dalam air oleh predator itu, dan tidak terlihat lagi sejak saat itu," papar Sudirman.

Baca juga: Korban Terkaman Buaya di Ujung Sialit Aceh Singkil Mulai Pulih

Personel Polsek yang mendapat laporan itu, langsung turun  bersama Koramil Peunaron ke Lokasi. Tim gabungan kemudian melakukan pencarian hingga Sabtu malam, dan hasilnya korban masih belum ditemukan.

Proses pencarian diperluas dan menyisir aliran sungai Peunaro.

Hingga pukul 20.00 WIB pencarian dihentikan sementara akibat tidak adanya lampu penerangan yang mencukupi dan cuaca yang ekstrem.

"Upaya pencarian hingga Sabtu malam kita hentikan karena ada beberapa kendala, debit air yang masih tinggi di sungai, membuat petugas susah dalam melakukan penyisiran. Keterbatasan sarana pencarian di malam hari, hingga diduga kuat kirban telah dibawa jauh oleh buaya dari titik awal serangan," jelasnya.

Meskipun begitu, Polsek Serbajadi sudah melakukan koordinasi intensif dengan pihak BKSDA dan Tim SAR Kabupaten Aceh Timur untuk bantuan personel dan peralatan memadai agar bisa melanjutkan pencarian.

Hingga berita ini ditayangkan, tim gabungan masih bersiaga dan kembali melanjutkan pencarian pada hari ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved