Banjir Landa Aceh
Aceh Timur akan Segera Salurkan Huntara dan Bantuan Dana Bagi Korban Banjir, Ini Skema Penerima
Skema penyaluran bantuan ini diumumkan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, Minggu (4/1/2026).
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyiapkan bantuan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban banjir, khususnya bagi mereka yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
- Skema penyaluran bantuan ini diumumkan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, Minggu (4/1/2026).
- Bupati Iskandar menjelaskan, korban banjir yang rumahnya hanyut terbawa air atau roboh sehingga tidak bisa ditempati lagi akan berhak menerima Huntara.
SERAMBINEWS.COM, IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyiapkan bantuan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban banjir, khususnya bagi mereka yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
Skema penyaluran bantuan ini diumumkan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, Minggu (4/1/2026).
Bupati Iskandar menjelaskan, korban banjir yang rumahnya hanyut terbawa air atau roboh sehingga tidak bisa ditempati lagi akan berhak menerima Huntara.
“Rumahnya sudah rusak berat, hanyut dibawa air, atau roboh dan tidak bisa ditempati lagi, itu akan mendapatkan Huntara,” jelasnya.
Baca juga: Korban Bencana Banjir Aceh Terus Bertambah: Meninggal Capai 542 Jiwa, 31 Orang Masih Hilang
Kerusakan rumah akibat banjir di Aceh Timur dibagi dalam tiga kategori, yaitu rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan.
Untuk korban dengan rumah rusak berat yang menolak tinggal di Huntara, pemerintah akan memberikan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp 600.000 per bulan.
Sementara itu, korban yang rumahnya rusak sedang akan menerima bantuan uang tunai sebesar Rp 30 juta.
Sedangkan bagi korban dengan rumah rusak ringan, pemerintah menyiapkan bantuan Rp 15 juta.
Baca juga: Dua Pekan Pascabanjir, Pertamina Bantu Warga Aceh Tamiang Akses Air Bersih
“Semua dana akan dikirim langsung ke rekening penerima berdasarkan nama dan alamat. Oleh karena itu, kami meminta pihak kecamatan untuk mendata nama dan alamat warga secara akurat,” tambah Bupati Al-Farlaky.
Masyarakat tidak perlu khawatir terkait pembuatan rekening, karena prosesnya akan difasilitasi oleh BNPB.
Pihak bank akan melakukan verifikasi data dengan Dukcapil, dan pembukaan rekening tidak memerlukan saldo awal karena seluruh biaya ditanggung pemerintah.
Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban warga Aceh Timur yang terdampak banjir, sekaligus memastikan bantuan sampai langsung ke tangan yang berhak.
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
| Bantuan Pemerintah Hong Kong Disalur Untuk Korban Bencana di 7 Daerah |
|
|---|
| Mualem Minta Dukungan DPR RI Percepat Anggaran Rehab Rekon Periode 2026–2028 |
|
|---|
| Bupati Bireuen Tinjau Lokasi Pembangunan Huntap |
|
|---|
| Mendagri Kirim 7 Alat Berat Untuk Pemulihan Aceh Tengah dari Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ibu-dan-anak-pengungsi-korban-banjir-di-kamp-Rantau-Panjang-Desa-Sijudo.jpg)