Banjir Landa Aceh
73 Personel Brimob Polda Banten Bersihkan SMAN 1 Tanah Jambo Aye Aceh Utara
Sebanyak 73 personel Satuan Brimob Polda Banten yang tergabung dalam penugasan BKO Aceh memegang cangkul dan sekop, Minggu (4/1/2026) turun
Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 73 personel Brimob Polda Banten BKO Aceh membersihkan lumpur pascabanjir di SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.
- Pembersihan dilakukan selama dua hari dengan progres signifikan, meliputi akses masuk dan area parkir yang telah rampung 100 persen, serta parit dan lapangan upacara yang hampir selesai.
- Pihak sekolah mengapresiasi bantuan Polri, karena sangat membantu percepatan pemulihan lingkungan sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat segera kembali normal.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON - Sebanyak 73 personel Satuan Brimob Polda Banten yang tergabung dalam penugasan BKO Aceh memegang cangkul dan sekop, Minggu (4/1/2026) turun ke SMA Negeri atau SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara untuk membersihkan lumpur, pascabencana banjir.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan untuk membersihkan lumpur dan material sisa banjir, sekaligus memastikan lingkungan sekolah kembali layak digunakan sehingga proses belajar mengajar dapat segera berjalan normal.
Komandan Kompi (Danki) Penugasan di Aceh dari Satbrimob Polda Banten, Ipda Rosi Kumara, SH, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan telah berlangsung selama dua hari dengan target yang terukur dan progres signifikan.
“Alhamdulillah, kami sudah dua hari berada di lokasi. Pada hari pertama kami fokus pada pembersihan akses masuk siswa dan area parkir sekolah dan itu sudah tercapai 100 persen.
Hari kedua ini target kami adalah parit air dan lapangan upacara, sejauh ini sudah tercapai sekitar 70 persen dan sisanya Insyaallah dapat diselesaikan hari ini,” ujar Ipda Rosi.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Brimob di lokasi bencana bukan hanya sebagai bagian dari tugas kemanusiaan, tetapi juga bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pendidikan yang terdampak bencana.
Baca juga: TNI Kerahkan Puluhan Alat Berat, Bersihkan Lumpur dan Material Banjir Bandang di Aceh
“Harapan kami, dengan adanya Brimob di sini dapat membantu sekolah-sekolah, khususnya tempat pendidikan, agar proses belajar mengajar bisa kembali berjalan dengan normal,” tambahnya.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Talha MPd, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Polri atas bantuan yang diberikan.
“Atas nama keluarga besar SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolri dan jajaran, khususnya Satbrimob Polda Banten.
Dengan kehadiran mereka, kami bisa bahu-membahu membersihkan lingkungan sekolah, terutama area parkir dan akses masuk,” ungkapnya.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dalam mempercepat pemulihan lingkungan sekolah pascabencana, sehingga aktivitas pendidikan dapat segera kembali normal dan siswa merasa aman serta nyaman saat kembali bersekolah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dan dunia pendidikan, khususnya dalam situasi darurat dan pemulihan pascabencana. (*)
Baca juga: Sejumlah Sekolah di Aceh Belum Pulih Pascabencana, Sebagian Masih Belajar di Tenda
| Percepat Rehab Lahan Pertanian Pascabanjir Aceh, Dirjen LIP Apresiasi Peran TA Khalid |
|
|---|
| Bupati Al-Farlaky Salurkan Rp 118,9 Miliar, Perbaikan 5 Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir |
|
|---|
| Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana |
|
|---|
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/cangkul-dan-sekop.jpg)