Senin, 1 Juni 2026

Banjir Landa Aceh

Prabowo Akan Bantu Daging Meugang, 2026 Aceh tak Kena Efesiensi Anggaran

“Saya kira ini (daging meugang) akan membuat masyarakat merasa bergembira karena dukungan langsung Presiden,” TITO KARNAVIAN, Mendagri

Tayang: | Diperbarui:
Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE SERAMBI INDONESIA EDISI AHAD 20260111 

Ringkasan Berita:
  • Presiden RI Prabowo Subianto akan memberikan bantuan berupa sapi atau daging khusus untuk pelaksanaan tradisi meugang menjelang bulan Ramadhan di wilayah terdampak bencana di Aceh
  • Atas nama Pemerintah dan masyarakat Aceh, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” FADHLULLAH
  • Saya kira ini (daging meugang) akan membuat masyarakat merasa bergembira karena dukungan langsung Presiden,” TITO KARNAVIAN, Mendagri

“Saya kira ini (daging meugang) akan membuat masyarakat merasa bergembira karena dukungan langsung Presiden,” TITO KARNAVIAN, Mendagri

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto berencana akan memberikan bantuan berupa sapi atau daging khusus untuk pelaksanaan tradisi meugang menjelang bulan Ramadhan di wilayah terdampak bencana di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).

Menurut Tito, dalam penanganan pascabencana, selain fokus pada rehabilitasi infrastruktur dan rumah ibadah, pemerintah juga memberi perhatian serius terhadap aspek sosial dan budaya masyarakat Aceh yang memiliki tradisi menjelang bulan suci Ramadan “Mohon mungkin atensi, bisa menjadi pertimbangan Bapak Kasatgas, Pak Dasco. Di Aceh ada tradisi meugang, tradisi sebelum Ramadhan, mereka akan menyantap daging sapi, kerbau, atau kambing,” kata Tito.

Tito juga menjelaskan, bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem sebelumnya telah menyampaikan langsung hal itu kepada Presiden saat kunjungan ke Kabupaten Aceh Tamiang. “Kemarin juga Pak Mualem menyampaikan kepada Bapak Presiden pada saat kunjungan kita ke Tamiang. Dan sepertinya Bapak Presiden berkeinginan untuk memberikan bantuan semacam bantuan presiden seperti kerbau atau sapi untuk masyarakat,” tambahnya.

Menurut Tito, bantuan khusus tersebut diharapkan dapat meningkatkan kebahagiaan masyarakat Aceh dalam menyambut bulan suci Ramadhan, sekaligus menjadi bentuk perhatian langsung dari Presiden. “Saya kira ini akan membuat masyarakat merasa bergembira karena dukungan langsung Presiden,” ungkapnya.

Seperti diketahui, tradisi meugang adalah tradisi memotong ternak dan menyantap daging bersama keluarga dan kerabat menjelang hari raya besar Islam seperti Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Tradisi meugang dilaksanakan pada saat H-1 dan H-2 Ramadhan, serta H-1 dan H-2 Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Efesiensi Anggaran

Di samping itu, Presiden Prabowo Subianto juga menyetujui agar Transfer ke Daerah (TKD) untuk Aceh tahun 2026 tidak dikenakan kebijakan efisiensi. Dengan keputusan ini, anggaran TKD Aceh dipastikan tetap utuh seperti tahun sebelumnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, awalnya Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh secara langsung menyampaikan permohonan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, agar kebijakan efisiensi anggaran tidak diberlakukan untuk Aceh pada tahun 2026. “Pak Menteri kami mohon, efisiensi yang untuk Aceh bisa dikembalikan untuk tahun 2026,” kata Dek Fadh dalam rapat itu.

Menanggapi permintaan tersebut, Purbaya menyatakan bahwa sejak awal dirinya sudah menjanjikan TKD Aceh tahun 2026 sebesar Rp 1,6 triliun tidak akan dipangkas, mengingat Aceh masih dalam penanganan dampak bencana. Purbaya juga menyarankan agar permintaan Wagub tersebut langsung dilaporkan kepada Presiden.

“Kan saya sudah bilang waktu itu akan kita inikan, saya hanya belum berani ngomong ke Presiden. Tapi dananya sudah ada ni, dana bukan kendala, Anda pakai aja. Nanti saya pasti ngomong atau minta aja Pak Ketua (Prof Sufmi Dasco Ahmad) yang ngomong tuh, pasti lebih cepat,” ujar Purbaya.

Tak lama kemudian, di sela-sela berlangsungnya rapat, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco, langsung menghubungi Presiden Prabowo melalui sambungan telepon. Dalam pembicaraan itu, Presiden meminta berbicara dengan Menteri Keuangan. Selanjutnya Purbaya mengaku telah mengantongi persetujuan dari Presiden terkait kebijakan efisiensi anggaran tersebut.

“Jadi clear, untuk tahun ini anggaran Anda (Pemerintah Aceh) akan penuh seperti tahun lalu, enggak dipotong. Jadi dapat Rp 1,6, Rp 1,7 (triliun) kalau enggak salah,” ujar Purbaya.

Keputusan Presiden tersebut langsung disambut tepuk tangan para peserta rapat. “Kemarin saya janji mau bicara, tapi belum sempat ke sana-sini soalnya. Barusan Pak Ketua (Dasco) sudah telpon dan Pak Presiden sudah setuju (TKD Aceh tidak dipotong),” jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved