Banjir di Bireuen
SMAN 1 Peusangan Siblah Kreung Bireuen Masih Penuh Lumpur
sedangkan lingkungan sekolah ketebalan lumpur mencapai 20 sampai 30 cm lebih, di bagian tengah menjadi tempat tumpukan lumpur.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
sedangkan lingkungan sekolah ketebalan lumpur mencapai 20 sampai 30 cm lebih, di bagian tengah menjadi tempat tumpukan lumpur.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng, Bireuen berlokasi di Desa Lueng Daneun, di samping kantor camat setempat hingga Sabtu (10/1/2026) masih dipenuhi endapan lumpur, proses belajar mengajar berjalan masih berupa pembersihan atau gotong royong.
Amatan Serambinews.com, mulai pintu masuk, halaman tengah dan sekeliling bangunan masih penuh lumpur.
Di bagian tengah selain lumpur mencapai 1 meter lebih juga masih ada genangan air yang keluar dari endapan lumpur.
Beberapa peralatan sekolah di sekeliling panggung dalam komplek sekolah.
Beberapa bagian sudah bersih dan beberapa ruangan sudah bersih dari lumpur sekitar 90 persen lebih, sedangkan lingkungan sekolah ketebalan lumpur mencapai 20 sampai 30 cm lebih, di bagian tengah menjadi tempat tumpukan lumpur.
Khairurrazi salah seorang guru sekolah tersebut mengatakan, SMAN 1 Peusangan Siblah Kreung terdapat sejumlah bangunan untuk ruangan belajar, khusus ruangan belajar ada sembilan ruangan sudah bersih, ruang UKS dan ruang guru dan kepala sekolah ada yang sudah bersih, laboratorium sudah bersih namun seluruh peralatan rusak.
Jumlah murid mencapai 170 orang dan jumlah guru mencapai 60 orang.
Amri salah seorang staf administrasi mengatakan, setiap hari para guru maupun siswa membersihkan sekolah, beberapa hari lalu bantuan dari personil TNI.
“Kalau ruangan dapat disebutkan sudah bersih, sementara halaman masih penuh lumpur dan sulit dibersihkan dan menunggu kering,” ujarnya.
Pembersihan dilakukan pihak sekolah mulai dari guru dan siswa kemudian dari jajaran Cabang Dinas serta jajaran TNI.
“Beberapa waktu lalu ada bantuan alat berat dari Dinas Pendidikan dikirim Gubernur Aceh, namun belum seluruhnya lumpur dibersihkan,” ujarnya.
Melihat kondisi halaman masih penuh lumpur katanya, sangat dibutuhkan alat berat untuk membersihkan halaman.
Menyangkut prasarana sekolah semuanya hancur karena saat banjir bandang ketinggian air mencapai 2 meter lebih, peralatan sekolah, peralatan di laboratorium terendam semua, termasuk salah satu televise ukuran besar yang baru dua hari sebelum banjir tiba ikut terendam, ujarnya.
Informasi diperoleh Serambinews.com, dari puluhan sekolah jenjang SMA terdampak
banjir hingga Minggu (10/1/2026) tiga sekolah masih dipenuhi endapan lumpur yaitu SMAN 1 Peusangan, SMKN 1 Peusangan dan SMAN 1 Peusangan
Siblah Krueng (*)
Baca juga: Kantor Camat Peusangan Selatan Pindah Darurat ke Ruko
Banjir di Bireuen
Kondisi korban banjir di Bireuen
Desa rawan banjir di Bireuen
Daerah rawan banjir di Bireuen
Penyebab banjir di Bireuen
| Tiga Kecamatan di Bireuen Dilanda Banjir Lagi |
|
|---|
| 1.647 Warga Peusangan Siblah Krueng Masih Mengungsi, 33 Rumah Hilang |
|
|---|
| Bupati Bireuen Apresiasi Dukungan Seluruh Pihak dalam Penanganan Musibah Banjir |
|
|---|
| Harapan Baru di Tengah Kerusakan, Dua Jalur Utama Aceh Jalan Bireuen - Takengon Segera Tembus |
|
|---|
| Kisah Nek Basyariah yang Kehilangan Rumah, Disambangi Istri Wagub Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sekolah-berlumpur-1101.jpg)