Berita Aceh Timur
Pergeseran Mayam ke Gram, MPU Aceh Timur: Silahkan, Tidak Bertentangan dengan Agama
"Silahkan saja tidak ada yang bertentangan dengan agama, tidak ada yang menyimpang dan diperbolehkan. Apalagi tujuannya mulia, yaitu memudahkan
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Namun tetap menghargai emas sebagai instrumen mahar, dengan takaran yang lebih presisi dan terjangkau.
Dukungan MPU Aceh Timur ini sejalan dengan prinsip dasar dalam Islam.
Agama menekankan bahwa mahar adalah hak mutlak istri, namun Islam juga menganjurkan agar mahar tidak menjadi penghalang terjadinya sebuah pernikahan.
M. Tahir menegaskan bahwa mahar sejatinya tidak boleh memberatkan pihak laki-laki hingga menyebabkan penundaan pernikahan (fasiq), namun juga tidak boleh merendahkan martabat pihak perempuan.
"Sebab pada akhirnya, inti dari sebuah pernikahan bukanlah pada besarnya angka emas yang tertera, melainkan pada ikatan dah dan keberkahan dalam. Membina rumah tangga," tutur M. Tahir
Mengubah standar ke gram adalah bentuk penerapan kaidah fikih yang memudahkan (taysir) demi menjaga kemaslahatan umat dan menghindari perbuatan yang dilarang agama akibat sulitnya menikah.
Kebijakan di Desa Alue Ie Mirah ini diharapkan menjadi pilot project bagi desa-desa lain di Aceh.
Dengan berubah standar mahar, diharapkan angka pernikahan di Aceh Timur tetap stabil dan para pemuda tidak lagi merasa terbebani oleh bayang-bayang mahar yang tak terjangkau.(*)
| Aceh Timur Segera Punya UPT BPOM, 80 Persen Sudah Disetujui Pemda |
|
|---|
| Faisal Rizal Bawa Relawan Tiongkok–Malaysia Tembus Pedalaman Aceh Timur |
|
|---|
| Sepasang Suami Istri di Aceh Timur Meninggal Dunia Ditabrak Ford Everest |
|
|---|
| Buruh di Aceh Timur Peringati May Day Secara Damai, Pilih tak Turun ke Jalan |
|
|---|
| Realisasi Anggaran Masih 20 Persen, 37 OPD di Aceh Timur Dipanggil dalam Rapat Evaluasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-MPU-Aceh-Timur-Soal-Mahar-Emas.jpg)