Selasa, 21 April 2026

Berita Subulussalam

Subulussalam Jadi Pilot Project Penerapan SKPI Digital di Aceh, Ini Penjelasannya 

Perguruan Tinggi di Kota Subulussalam, jadi pilot project penerapan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Digital di Aceh. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
WISUDA - Sidang Senat Terbuka Wisuda S1 Angkatan VI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hamzah Fansuri Kota Subulussalam, Sabtu (17/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Perguruan Tinggi di Kota Subulussalam ditetapkan sebagai pilot project penerapan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Digital di Aceh, dengan STIT Hamzah Fansuri sebagai sampel penelitian.
  • Program SKPI Digital digagas melalui disertasi Sitti Fathir Rahmah dan mendapat dukungan penuh Pemko Subulussalam, Kopertais Wilayah V Aceh, serta sejumlah perguruan tinggi.
  • SKPI Digital dinilai adaptif dengan kebutuhan zaman karena memuat capaian dan kompetensi lulusan yang terverifikasi daring.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Perguruan Tinggi di Kota Subulussalam, jadi pilot project penerapan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Digital di Aceh. 

Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB) dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, Minggu (18/1/2026) menyatakan dukungannya dalam penelitian dan pengembangan program SKPI Digital di daerahnya. 

Subulussalam menjadi pilot project penerapan SKPI Digital disampaikan oleh Sekretaris Kopertais Wilayah V Aceh, Dr Bustami Abu Bakar, MA, saat Sidang Senat Terbuka Wisuda S1 Angkatan VI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hamzah Fansuri Kota Subulussalam, Sabtu (17/1/2026).

Bustami menyampaikan bahwa gagasan proyek SKPI digital berasal dari mahasiswi doktoral Sitti Fathir Rahmah, melalui penelitian disertasinya dengan metode Research and Development (R&D).

“Ini merupakan terobosan luar biasa dalam sistem akademik perguruan tinggi. SKPI Digital sangat penting dan adaptif dengan kebutuhan zaman,” ujar Bustami.

Bustami menambahkan, gagasan tersebut sejalan dengan orasi ilmiah yang pernah ia sampaikan. 

Baca juga: Siklon Tropis Nokaen dan Dua Bibit Siklon Mengapit Indonesia, Waspadai Hujan Lebat Hari Ini

Pihaknya antusias memberikan dukungan penuh serta telah membangun koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan Kopertais Sumatera Utara.

Sitti Fathir Rahmah saat ini tercatat sebagai mahasiswi Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan.

Dalam disertasinya, ia memilih STIT Hamzah Fansuri Kota Subulussalam sebagai sampel penelitian penerapan SKPI Digital, yang diproyeksikan sebagai role model perguruan tinggi di Aceh.

SKPI Digital 

Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan perguruan tinggi untuk mendampingi ijazah. 

SKPI memuat capaian pembelajaran lulusan, kompetensi utama dan pendukung, pengalaman organisasi, prestasi, serta sertifikasi yang relevan dengan bidang keilmuan.

Baca juga: Antara Kebijakan dan Kriminalisasi: Membaca Kasus Gus Yaqut dengan Jernih

Melalui SKPI Digital, data tersebut disajikan secara terintegrasi, terdokumentasi, dan dapat diverifikasi secara daring, sehingga meningkatkan kredibilitas lulusan serta memudahkan dunia kerja dalam menilai kompetensi secara objektif.

Sementara itu Ketua STIT Hamzah Fansuri, Syafnial Nasution, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.

“Civitas akademika STIT Hamzah Fansuri sangat bangga atas terpilihnya sebagai pilot project. Kami siap berkontribusi menyukseskan penelitian ini dan yakin akan memberikan manfaat luas,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved