Selasa, 21 April 2026

Berita Subulussalam

Subulussalam Jadi Pilot Project Penerapan SKPI Digital di Aceh, Ini Penjelasannya 

Perguruan Tinggi di Kota Subulussalam, jadi pilot project penerapan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Digital di Aceh. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
WISUDA - Sidang Senat Terbuka Wisuda S1 Angkatan VI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hamzah Fansuri Kota Subulussalam, Sabtu (17/1/2026). 

Sebelumnya Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB) memberikan dukungan penelitian dan pengembangan produk SKPI Digital kepada Sitti Fathir Rahmah di daerahnya.

“Kami menyambut baik penelitian ini dan gagasan produknya," kata HRB.

"Kami sangat mengenal Sitti Fathir Rahmah sejak ia dibangku perkuliahannya S1 di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Baca juga: Gunung Ile Lewotolok 466 Kali Meletus dalam Sehari, Hujan Abu Melanda Dua Kecamatan

Ia merupakan salah satu kader terbaik di komunitas yang  pernah kami bina yaitu Satuan Komunitas Gerakan Pramuka Pesantren GPP Kwarda Aceh," jelas HRB.

"Dulu kami kerap terlibat di berbagai kegiatan pramuka bersama Cut H Bang Muzakir Manaf, Gubernur saat ini.

Kini Sitti Fathir hadir di Subulussalam dengan gagasan disertasi doktornya tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus penguat silaturahmi," tegas HRB.

HRB menambahkan, SKPI berpotensi diterapkan sebagai salah satu instrumen pendukung dalam proses rekrutmen tenaga honorer maupun karyawan di instansi pemerintah dan swasta.

Menurutnya, SKPI lebih terpercaya karena dilegitimasi oleh perguruan tinggi, dibandingkan sertifikat lepas yang masih memerlukan proses verifikasi tambahan.

Selain dukungan dari Pemerintah Kota Subulussalam, penelitian dan pengembangan produk SKPI Digital ini juga telah mendapat support dari Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman, MAg serta sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Aceh.

Wisuda 65 Sarjana 


Sementara itu Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Fansuri Kota Subulussalam, sukses menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Wisuda S1 Angkatan VI.

Prosesi sakral ini berlangsung di Aula Hotel Hermes One, Sabtu (17/1/2026).

Dalam sidang senat terbuka itu sebanyak 65 mahasiswa resmi menyandang gelar sarjana. 

Terdiri atas 40 wisudawan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 25 wisudawan dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Ketua Yayasan STIT Hamzah Fansuri, Ilyas, MA menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan birokrasi. 

"Kami berharap pemerintah terus mendukung demi kemajuan STIT Hamzah Fansuri Subulussalam," ujar Ilyas.

Senada dengan itu, Ketua STIT HAFAS, Syafnial, MM, mengatakan kampusnya dapat menjadi mercusuar pendidikan di bumi Sada Kata. 

"Kampus ini dapat berkembang maju agar seluruh putra-putri Subulussalam dapat mengenyam pendidikan tanpa harus keluar daerah," tegas Syafnial. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved