Berita Subulussalam
Subulussalam Jadi Pilot Project Penerapan SKPI Digital di Aceh, Ini Penjelasannya
Perguruan Tinggi di Kota Subulussalam, jadi pilot project penerapan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Digital di Aceh.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Perguruan Tinggi di Kota Subulussalam ditetapkan sebagai pilot project penerapan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Digital di Aceh, dengan STIT Hamzah Fansuri sebagai sampel penelitian.
- Program SKPI Digital digagas melalui disertasi Sitti Fathir Rahmah dan mendapat dukungan penuh Pemko Subulussalam, Kopertais Wilayah V Aceh, serta sejumlah perguruan tinggi.
- SKPI Digital dinilai adaptif dengan kebutuhan zaman karena memuat capaian dan kompetensi lulusan yang terverifikasi daring.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Perguruan Tinggi di Kota Subulussalam, jadi pilot project penerapan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Digital di Aceh.
Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB) dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, Minggu (18/1/2026) menyatakan dukungannya dalam penelitian dan pengembangan program SKPI Digital di daerahnya.
Subulussalam menjadi pilot project penerapan SKPI Digital disampaikan oleh Sekretaris Kopertais Wilayah V Aceh, Dr Bustami Abu Bakar, MA, saat Sidang Senat Terbuka Wisuda S1 Angkatan VI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hamzah Fansuri Kota Subulussalam, Sabtu (17/1/2026).
Bustami menyampaikan bahwa gagasan proyek SKPI digital berasal dari mahasiswi doktoral Sitti Fathir Rahmah, melalui penelitian disertasinya dengan metode Research and Development (R&D).
“Ini merupakan terobosan luar biasa dalam sistem akademik perguruan tinggi. SKPI Digital sangat penting dan adaptif dengan kebutuhan zaman,” ujar Bustami.
Bustami menambahkan, gagasan tersebut sejalan dengan orasi ilmiah yang pernah ia sampaikan.
Baca juga: Siklon Tropis Nokaen dan Dua Bibit Siklon Mengapit Indonesia, Waspadai Hujan Lebat Hari Ini
Pihaknya antusias memberikan dukungan penuh serta telah membangun koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan Kopertais Sumatera Utara.
Sitti Fathir Rahmah saat ini tercatat sebagai mahasiswi Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan.
Dalam disertasinya, ia memilih STIT Hamzah Fansuri Kota Subulussalam sebagai sampel penelitian penerapan SKPI Digital, yang diproyeksikan sebagai role model perguruan tinggi di Aceh.
SKPI Digital
Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan perguruan tinggi untuk mendampingi ijazah.
SKPI memuat capaian pembelajaran lulusan, kompetensi utama dan pendukung, pengalaman organisasi, prestasi, serta sertifikasi yang relevan dengan bidang keilmuan.
Baca juga: Antara Kebijakan dan Kriminalisasi: Membaca Kasus Gus Yaqut dengan Jernih
Melalui SKPI Digital, data tersebut disajikan secara terintegrasi, terdokumentasi, dan dapat diverifikasi secara daring, sehingga meningkatkan kredibilitas lulusan serta memudahkan dunia kerja dalam menilai kompetensi secara objektif.
Sementara itu Ketua STIT Hamzah Fansuri, Syafnial Nasution, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.
“Civitas akademika STIT Hamzah Fansuri sangat bangga atas terpilihnya sebagai pilot project. Kami siap berkontribusi menyukseskan penelitian ini dan yakin akan memberikan manfaat luas,” ujarnya.
Sebelumnya Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB) memberikan dukungan penelitian dan pengembangan produk SKPI Digital kepada Sitti Fathir Rahmah di daerahnya.
“Kami menyambut baik penelitian ini dan gagasan produknya," kata HRB.
"Kami sangat mengenal Sitti Fathir Rahmah sejak ia dibangku perkuliahannya S1 di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
Baca juga: Gunung Ile Lewotolok 466 Kali Meletus dalam Sehari, Hujan Abu Melanda Dua Kecamatan
Ia merupakan salah satu kader terbaik di komunitas yang pernah kami bina yaitu Satuan Komunitas Gerakan Pramuka Pesantren GPP Kwarda Aceh," jelas HRB.
"Dulu kami kerap terlibat di berbagai kegiatan pramuka bersama Cut H Bang Muzakir Manaf, Gubernur saat ini.
Kini Sitti Fathir hadir di Subulussalam dengan gagasan disertasi doktornya tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus penguat silaturahmi," tegas HRB.
HRB menambahkan, SKPI berpotensi diterapkan sebagai salah satu instrumen pendukung dalam proses rekrutmen tenaga honorer maupun karyawan di instansi pemerintah dan swasta.
Menurutnya, SKPI lebih terpercaya karena dilegitimasi oleh perguruan tinggi, dibandingkan sertifikat lepas yang masih memerlukan proses verifikasi tambahan.
Selain dukungan dari Pemerintah Kota Subulussalam, penelitian dan pengembangan produk SKPI Digital ini juga telah mendapat support dari Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman, MAg serta sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Aceh.
Wisuda 65 Sarjana
Sementara itu Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Fansuri Kota Subulussalam, sukses menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Wisuda S1 Angkatan VI.
Prosesi sakral ini berlangsung di Aula Hotel Hermes One, Sabtu (17/1/2026).
Dalam sidang senat terbuka itu sebanyak 65 mahasiswa resmi menyandang gelar sarjana.
Terdiri atas 40 wisudawan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 25 wisudawan dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Ketua Yayasan STIT Hamzah Fansuri, Ilyas, MA menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan birokrasi.
"Kami berharap pemerintah terus mendukung demi kemajuan STIT Hamzah Fansuri Subulussalam," ujar Ilyas.
Senada dengan itu, Ketua STIT HAFAS, Syafnial, MM, mengatakan kampusnya dapat menjadi mercusuar pendidikan di bumi Sada Kata.
"Kampus ini dapat berkembang maju agar seluruh putra-putri Subulussalam dapat mengenyam pendidikan tanpa harus keluar daerah," tegas Syafnial. (*)
| Hanya Sisakan Tiang, Kondisi Gapura Terminal Subulussalam Memprihatinkan |
|
|---|
| Bunga Bangkai Pikat Pengunjung Objek Wisata Kolam Ratu Lembong Subulussalam Timur |
|
|---|
| APDESI Minta Pemko Subulussalam Bayar Tunggakan Honor Perangkat Desa |
|
|---|
| Inna lillahi, Sekwan Subulussalam Abdurrahmansyah Meninggal Dunia, Ini Sosoknya Dimata Anggota Dewan |
|
|---|
| Pemko Subulussalam Diminta Selesaikan Konflik Lahan di Kuala Kepeung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wisuda-17012026.jpg)