Banjir Landa Aceh
Safrizal Pimpin Posko Rehab-Rekon Aceh
Safrizal ZA, ditunjuk sebagai pimpinan tim wilayah Pelaksana Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pascabencana
Adapun Kabupaten Pidie melaporkan 137 jiwa (30 KK) di dua titik, dan Kota Lhokseumawe sebanyak 119 jiwa (37 KK). Dari 18 kabupaten/kota terdampak bencana, tujuh daerah dilaporkan tidak lagi memiliki titik pengungsian, yakni Aceh Selatan, Subulussalam, Langsa, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Besar.
“Secara keseluruhan, bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh berdampak pada 2.584.067 jiwa atau 670.826 KK. Dalam peristiwa tersebut, tercatat 561 orang meninggal dunia dan 30 orang dilaporkan hilang,” pungkasnya.
Korban longsor kembali ditemukan
Satu korban akibat bencana banjir dan tanah longsor di Aceh kembali ditemukan. Dengan penemuan ini, jumlah korban meninggal dunia di Aceh menjadi 561 orang. Berdasarkan data laporan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, pada Senin (19/1/2026), korban ditemukan tertimbun longsor setebal sekitar lima meter yang baru berhasil dibersihkan. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari rumah korban.
Korban diketahui bernama Razulon Irfan, warga Desa Jongok Meluem, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Korban ditemukan Minggu kemarin (18/1/2026), setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak terjadinya banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025.
Diketahui, data terbaru Pos Komando Tanggap Darurat yang diperbarui pada Minggu (18/1/2026) pukul 20.00 WIB mencatat, selain 561 korban meninggal dunia, saat ini juga masih ada sebanyak 30 orang dinyatakan hilang.(ra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Safrizal-Pimpin-Rehab-Rekon-Aceh.jpg)