Selasa, 21 April 2026

Banjir Landa Aceh

Wabup Soroti Lambannya Penanganan Dua Bulan Pascabanjir Bandang

Tumpukan kayu masih belum tersentuh. Di Sawang keadaannya masih sama seperti hari pertama banjir. Bahkan di sekitar rumah saya

Editor: mufti
Serambinews.com/HO/Foto Dok pemkab Aceh Utara
FOTO BEEBRAPA WAKTU YANG LALU --- Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi alias Panyang mengawal pembukaan jalan Krueng Mane -Sawang yang tertimbun lumpur banjir. 

Menurut Ismail, keterbatasan tenaga, peralatan, serta kondisi fisik warga membuat pembersihan berjalan sangat lambat. Padahal, warga berharap dapat kembali menempati rumah sebelum memasuki bulan suci Ramadan. “Sebenarnya kami juga ingin pulang ke rumah, tapi kalau rumah masih penuh lumpur, kami juga tidak bisa masuk, jadi terpaksa bertahan dulu di tempat pengungsian,” ujarnya.

Sementara itu, Abdullah, warga Dusun Bidari, Gampong Lubok Pusaka, mengatakan kondisi pascabanjir masih jauh dari normal. Selain banyak rumah rusak, warga juga masih mengalami keterbatasan akses listrik dan air bersih.

Ia menyebutkan, jumlah rumah yang hilang mencapai sekitar 300 unit, sementara rumah dengan kategori rusak berat juga cukup banyak. Pemerintah pusat, katanya, telah menyiapkan bantuan hunian sementara bagi para korban banjir.

“Alhamdulillah sudah ditangani pemerintah pusat. Kita berharap hunian sementara segera bisa ditempati sebelum Ramadan,” katanya.(jaf)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved